Diguyur Hujan Sejak Sore, Surabaya Dikepung Banjir

Diguyur Hujan Sejak Sore, Surabaya Dikepung Banjir
Sejumlah kawasan di Kota Surabaya dikepung banjir, akibat guyuran hujan sejak Minggu (4/1/2026) hingga malam.

“Mobil pemadam yang telah menuntaskan genangan di satu wilayah akan segera bergerak menuju lokasi lain yang masih belum surut,” jelasnya.

Laksita Rini menyampaikan, Pemkot Surabaya memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan hingga seluruh genangan surut dan kondisi kota kembali kondusif.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem serta segera melapor jika menemukan genangan, atau kondisi darurat lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, mengatakan pihaknya turut menerjunkan puluhan armada untuk percepatan penyedotan banjir sebanyak 23 tangki, yang ditempatkan di berbagai wilayah untuk menjangkau titik genangan dengan cepat.

“Kami menurunkan puluhan armada untuk percepatan penyedotan banjir, total 23 tangki yang ditempatkan di berbagai wilayah agar titik genangan dapat dijangkau dengan cepat,” kata Dedik.

Selain itu, Dedik menegaskan, jajarannya secara rutin melakukan perantingan dan penanganan pohon tumbang, khususnya saat cuaca ekstrem, sebagai langkah antisipatif untuk memastikan tidak ada potensi bahaya bagi masyarakat dan menjaga keamanan serta kenyamanan lingkungan kota.

“Kami rutin melakukan perantingan dan penanganan pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem. Prioritas kami adalah memastikan tidak ada potensi bahaya bagi masyarakat,” ujar dia.

Berdasarkan data DLH Surabaya, sepanjang Minggu sore hingga malam, petugas menangani sedikitnya delapan kejadian pohon tumbang dan sempalan, termasuk di depan Rusun Penjaringan Sari 4 akibat tumbangnya pohon tabebuya kuning berdiameter sekitar 30 sentimeter, di Jalan Diponegoro akibat sempalan pohon spathodea, di Jalan Tanjung Sadari samping Masjid Al Ikhlas akibat kerusakan pohon kupu-kupu, serta di Jalan Demak Utara depan Indomaret akibat tumbangnya pohon mahoni.

DLH juga menangani kejadian di Jalan Raya Kutisari Indah, Medokan Asri akibat tumbangnya pohon sono berdiameter sekitar 35 cm, Jalan Pengenal akibat sempalan pohon asem londo, serta di Jalan Darmokali akibat tumbangnya pohon flamboyan berdiameter sekitar 50 cm. (*)

Editor: Wetly