Surabaya (Wartatransparansi.com) – Menyambut Tahun Baru 2026, Cak Ning Surabaya berkolaborasi dengan komunitas lingkungan Natura Amerta menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman 300 bibit pohon. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (4/1/2026) di Taman Hutan Raya (Tahura) Pakal Surabaya, yang dikenal sebagai kawasan Hutan Cemara.
Aksi tanam pohon ini menjadi bentuk kepedulian generasi muda terhadap kondisi lingkungan hidup di Indonesia, di tengah maraknya pembabatan hutan dan alih fungsi lahan yang berdampak pada kerusakan ekosistem serta perubahan iklim.
Kegiatan penanaman pohon ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Korem Bhaskara Jaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara komunitas, pemerintah, dan aparat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Pemerhati lingkungan dari Natura Amerta, Ferdy Satrya, menjelaskan bahwa ratusan bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis pohon bernilai ekologis tinggi.
“Sebanyak 300 bibit pohon yang kami tanam terdiri dari mahoni, trembesi, dan mojo. Jenis-jenis ini dipilih karena memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan, baik sebagai penyerap karbon maupun penopang ekosistem,” ujar Ferdy.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni semata.
“Penanaman ini bukan sekadar seremonial, melainkan akan bersama kami pantau secara intensif ke depannya, agar pohon yang ditanam benar-benar tumbuh dan memberi manfaat,” tegasnya.





