Minggu, 19 September 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaWali Kota Peduli Difabel, Wawali Beri Semangat Penderita Stroke

    Wali Kota Peduli Difabel, Wawali Beri Semangat Penderita Stroke

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menunjukkan kepeduliannya kepada kaum difabel. Hari ini, bersama Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita, Eri mendatangi dua rumah warga yang difabel untuk memberikan prosthetic leg (kaki palsu).

    Dua orang difabel itu, Mahrus asal Karang Tembok 2/7, RT 8 RW 3 Kelurahan Pegirian, dan Abdul Manan, warga Wonokusumo Jaya Gang 5.

    Mahrus merupakan anggota karang taruna yang mengalami kecelakaan sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

    “Dipasang langsung ya (kaki palsu), ini ada tim dari Dinkes yang membantu panjenengan. Dipakai tiap hari supaya bisa beraktifitas seperti sedia kala,” kata Eri, Senin (2/8/2021).

    “Panjenengan tambahi syukurnya, ini (kaki palsu) bukan dari saya, tapi dari Allah SWT. Dijaga baik-baik semoga bermanfaat,” lanjutnya.

    Setelah dari Mahrus, Eri kemudian mendatangi kediaman Abdul Manan di Wonokusumo Jaya. Juga membwrikan bantuan kaki palsu.

    Baca juga :  97,37% Kabupaten/Kota di Jatim Masuk Zona Kuning

    Eri menyampaikan ini adalah fungsi dari pemerintah. Bagi dia, jajaran Pemkot Surabaya harus tahu apa yang tengah dibutuhkan masyarakatnya. “Saya selalu sampaikan jajarannya untuk turun, melihat kebutuhan warga apa. Karena kalau sudah terpenuhi percaya kepada pemerintahnya,” jelas dia.

    Kepala Dinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita menambahkan, sebelumnya pemberian prosthetic leg itu sudah melewati tahap pemeriksaan dan percobaan kepada pasien.

    Dalam prosesnya, Febria mengurai beberapa kali pasien mencoba hingga menemukan ukuran yang paling nyaman.

    “Sebelum ini kita sudah melalui proses pengukuran kaki. Kurang lebih sudah 2 bulan. Dia pakai blm enak, ukur lagi. Ini sudah bisa dipakai,” kat Feny sapaan lekatnya.

    Tak hanya itu, setelah dipasang, nantinya, tiap dua minggu sekali petugas akan melakukan kontrol. Kemudian, untuk jadwal pemeriksaan dokter ortopedi akan dilakukan pada bulan pertama dan ketiga pemakaian.

    ”Jadi butuh penyesuaian tetapi mudah-mudahan bisa segera beradaptasi dengan keadaan baru. Kita Pantau terus,” lanjut dia.

    Baca juga :  Surabaya Terima CSR Alat Cetak KTP Elektronik dan KIA

    Bagi warga yang mengalami keterbatasan tersebut, dapat langsung bersurat kepada Pemkot Surabaya, Dinkes ataupun ditujukan kepada wali kota. Dari situ akan diproses dan diberikan gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun bagi warga Surabaya.

    “Silakan, akan kami buatkan gratis. Prosedurnya bersurat nanti akan dapat balasan dari kami,” jelas dia.

    Penderita Stroke
    Terpisah, Abdul Rofiq dan Wartini warga Tambak Pring Barat, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, terkejut saat kediamannya didatangi utusan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

    Pasangan suami istri tersebut, tengah mengidap stroke serta harus mendapatkan perawatan khusus. Selama ini, keluarga ini dirawat oleh putranya yang berusia sekitar 23 tahun.

    Melalui sambungan video call, Wakil Wali Kota yang akrab disapa Cak Ji itu memberikan semangat kepada Abdul Rofiq beserta sang istri yang sedang terbaring di rumahnya.

    Baca juga :  Armuji Tinjau Penyaluran JPS Klampis Ngasem dan Pacar Keling

    “Sudah ke rumah sakit? Sekarang di rumah dahulu ya karena ada Corona. Jaga kesehatan dan tetap menggunakan masker,” kata Cak Ji.

    Sembari utusan Wawali menyerahkan bantuan sembako serta sejumlah uang untuk berobat, Armuji menyemangati warganya agar memiliki semangat untuk sembuh.

    “Saya doakan panjenengan (anda) segera sembuh sehingga bisa beraktivitas normal, itu ada sedikit untuk membeli obat yang semangat Bu,” ujar Cak Ji kepada Wartini

    Cak Ji menyatakan, bahwa permasalahan sosial di Kota Pahlawan menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Karenanya, ia mendorong Dinas Sosial, Lurah, Camat, LMPK, RW hingga RT untuk dapat melakukan identifikasi dan melaporkan apabila menemui hal semacam itu.

    Di samping itu, Cak Ji juga selalu membuka ruang komunikasi pada warganya untuk berkeluh kesah secara langsung. “Telepon seluler saya selalu terbuka untuk keluhan warga. Insya Allah kami akan respons secepatnya dan selesaikan apabila ada warga yang membutuhkan,” imbuhnya. **

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan