Cegah Praktik Pungli Jukir, Eri Imbau Warga Bayar Parkir Non-Tunai

Cegah Praktik Pungli Jukir, Eri Imbau Warga Bayar Parkir Non-Tunai
Pemkot Surabaya mendorong penerapan sistem parkir non-tunai di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

Menjawab penerapan kebijakan tersebut, Wali Kota Eri memastikan sistem non-tunai berlaku untuk seluruh jenis parkir, baik parkir tepi jalan umum (TJU) maupun parkir yang masuk dalam pajak parkir.

“Semuanya. Karena kita sudah minta kepada seluruh parkir yang ada di pajak parkir, itu non-tunai juga. Jadi semua parkir ini kita imbau non-tunai, meskipun bisa bayar tunai,” ujarnya.

Ia mencontohkan penerapan pembayaran non-tunai di pusat perbelanjaan modern yang telah berjalan dengan baik. Penerapan non-tunai ini dinilainya lebih memudahkan dalam pendataan jumlah kendaraan.

“Karena kalau parkir yang seperti di Tunjungan Plaza, Galaxy Mall, itu kan juga non-tunai. Karena apa? Karena kita bisa tahu jumlahnya kendaraan yang masuk berapa,” kata dia.

Menurutnya, sistem tersebut juga bertujuan menghindari perselisihan terkait jumlah setoran parkir. “Biar gak gegeran aja perkoro (biar tidak ada pertengkaran terkait) jumlah,” imbuhnya.

Wali Kota Eri menyebut kebijakan ini sebagai langkah baru yang mulai diperkuat pada 2026. Karena itu, ia berharap seluruh fasilitas dapat mendukung pilihan pembayaran warga.

“Nah, ini kita mulai sesuatu yang baru di tahun 2026. Maka saya berharap, karena ini pollingnya warga Surabaya sudah melakukan (mayoritas) non-tunai, maka semuanya harus kita lakukan, kita fasilitasi. Ada (bayar parkir) non-tunai, ada tunai,” ulasnya. (*)

Editor: Wetly