Selasa, 9 Agustus 2022
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaKetua DPRD Surabaya: Harkitnas Momen Bangkitnya Ekonomi Surabaya

    Ketua DPRD Surabaya: Harkitnas Momen Bangkitnya Ekonomi Surabaya

    SURABAYA (WartaTranparansi.com) – Memperingati Kebangkitan Nasional ke114, PDI Perjuangan Kota Surabaya memperkuat dan menggalang tekad untuk bangkit bersama seiring dengan skema transisi dari pandemi Covid-19 menuju endemi.

    Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya ini menegaskan, Hari Kebangkitan Nasional memberi inspirasi dan cakrawala kesadaran baru untuk tidak gampang menyerah pada keadaan , percaya pada kemampuan bangsa dan bangkit melalui pendekatan baru menuju digitalisasi.

    “Momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi penggelora semangat untuk bangkit. Pemerintah sudah melonggarkan kebijakan pemakaian masker di ruang terbuka. Sekarang saatnya memacu kerja pemulihan ekonomi dan berbagai sektor kehidupan lainnya,” ujarnya.

    Adi mngungkapkan bahwa dr Soetomo adalah pendiri Organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908, yang jasadnya dimakamkan di Surabaya ini telah membangkitkan pemuda-pemuda seluruh Indonesia dalam bingkai kemerdekaan.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah: Antusiasme Masyarakat Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan di Grahadi Cukup Tinggi

    Jika Budi Utomo yang melahirkan gelombang kesadaran menuju kemerdekaan. Kebangkitan Nasional saat ini adalah mendorong kekuatan bangsa dalam kerangka pembangunan. Karena Indonesia sudah berhasil memperjuangkan dari pandemi pulih menjadi endemi.

    Adi menerangkan, pemulihan ekonomi didorong oleh kekuatan belanja APBD Surabaya yang tahun 2022 ini disahkan sebesar Rp10,3 triliun. Adalah modal untuk memulihkan ekonomi dengan membangun sarana dan prasarana kebutuhan masyarakat. Tentunya dibarengi sikap gotong royong dan saling toleransi untuk merawat kebinekaan.

    “Serta tentu saja juga bertumpu pada kolaborasi dunia usaha dan segenap kekuatan rakyat. Semuanya bergotong royong memulihkan ekonomi, melindungi kelompok rentan, memajukan anak muda, melengkapi infrastruktur kota, dan merawat harmoni kebhinnekaan Kota Pahlawan,” tutunya.

    Baca juga :  Ketua PKK Roadshow BIAN, Pastikan Imunisasi Lancar

    Alumni Fisip Unair ini menyatakan, Surabaya adalah barometer kebangkitan nasional. Sejarah menulis bahwa Surabaya menjadi salah satu jantung pergerakan kemerdekaan nasional. Dilanjutkan adanya Perlawanan arek-arek Suroboyo yang dikenal dengan peristiwa 10 November. Menjadikan kota Surabaya dijuluki kota pahlawan.

    Adi mengungkapkan, ketauladanan pimpinan dari PDI Perjuangan tak diragukan lagi. Hingga kota Surabaya terus maju dan berkembang menjadi kota inpirasi bagi kota lain baik dalam negri maupun manca negara.

    “Sejak era kepemimpinan PDI Perjuangan melalui Bambang DH, Tri Rismaharini, Whisnu Sakti Buana, dan kini Eri Cahyadi, Surabaya menjadi kota pelopor untuk berbagai inovasi pelayanan publik, digitalisasi, ekonomi rakyat, infrastruktur, dan sebagainya” ujarnya.

    Baca juga :  Kelurahan Karangpilang Wakil Surabaya dalam BBGRM Tingkat Jatim

    Pria yang akrab disapa Awi ini merasa optimis ketika banyak siswa yang mendapatkan penghargaan dari luar negeri, baik itu dibidang sains, budaya, teknologi ataupun olah raga.
    Semua patut dibanggakan.

    “Prestasi anak-anak muda Surabaya juga luar biasa, mulai bidang keagamaan, sains, teknologi, olahraga, dan sebagainya, membuat kita semua optimistis bahwa masa depan Surabaya dan Indonesia sangat gemilang,” pungkasnya.(dji)

    Reporter : Sumardji

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan