Sabtu, 20 Agustus 2022
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriDisperidagin Kota Kediri Gelar Workshop Siinas Bagi Puluhan Pelaku Usaha

    Disperidagin Kota Kediri Gelar Workshop Siinas Bagi Puluhan Pelaku Usaha

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Dinas Perdagangan dan Industri Kota Kediri melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), pada Rabu (18/5/2022).

    Kegiatan pelatihan yang berlangsung di di Hotel Lotus Kota Kediri, direncanakan diikuti sebanyak 30 pelaku usaha UMKM, bertindak sebagai narasumber Aris Kuswanto DPMPTSP Kota Kediri dan Arya Pramudita dIsperindag Provinsi Jatim.

    Selama kegiatan berlangsung, panitia pelaksana menerapkan protokol kesehatan secara ketat yakni mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan handsinitizer dan menjaga jarak antar peserta guna mencegah penyebaran Covid-19.

    Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Tanto Wijohari, mengutarakan, dalam rangka mendukung isu prioritas G20 terutama terkait transformasi digital, kelompok kerja industri, perdagangan dan investasi serta industrialisasi inklusif dan berkelanjutan melalui industri 4.0 maka diperlukan peningkatan daya saing industri termasuk ikm terutama penguasaan terhadap teknologi informasi industri

    ” Kami dari, Pemerintah Kota Kediri selalu berkomitmen untuk memberikan dukungan serius kepada pelaku industri terutama IKM Kota Kediri supaya bisa memulihkan kondisi setelah masa pandemi covid-19,”ucapnya.

    Baca juga :  Melalui FGD, Kediri Layak Disebut Mother of Nusantara

    Menurutnya, salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui bimbingan teknis SIINas yang bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait akun siinas untuk penyediaan data dan informasi industri yang lengkap, akurat serta terbaru.

    Lanjut, Tanto, mengatakan, dengan adanya data tersebut diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan untuk penerbitan kebijakan-kebijakan di sektor perindustrian demi kemajuan perekonomian nasional.

    Hal ini dilaksanakan sesuai amanat Undang- undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, terutama pembangunan sarana dan prasarana industri yang meliputi pengelolaan SIINas

    ” Upaya ini juga untuk memenuhi target kinerja Pemerintah Kota Kediri mengingat bahwa Persentase data industri yang masuk dalam SIINas merupakan salah satu Indikator Kinerja Kunci dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang setiap tahunnya akan dilaporkan Walikota Kediri kepada pemerintah pusat,” paparnya.

    Baca juga :  Bupati Kediri Pastikan Konser Iromo Tresno Denny Caknan & Happy Asmara Berjalan Lancar

    Selain itu juga ia menyebutkan bahwa setiap perusahaan industri baik luar atau dalam kawasan industri wajib menyampaikan data industri yang akurat, lengkap, dan tepat waktu secara berkala melalui SIINas.

    ” Semoga setelah Bimtek SIINas ini pelaku industri bisa memenuhi kewajibannya untuk melaporkan kegiatan industri secara berkala melalui SIINas sehingga tersedia data informasi industri yang lengkap, akurat dan terbaru,” harapnya.

    Terpisah, Kabid Perindustrian Disperindagin Kota Kediri, Lilin Nuryani, menjelaskan, pihaknya menyelengarakan kegiatan selama Dua hari dengan diikuti oleh puluhan peserta dan mendatangkan narasumber yang berkompeten dalam bidangnya yakni dari perwakilan DPMPTSP Kota Kediri dan Disperindag Provinsi Jawa Timur yakni terkait bimtek SIINas, akun tersebut yang membuat dari, Kementrian Perindustrian Perdagangan.

     

    ” Rata rata UKM di Kota Kediri, belum mempunyai akun SIINas padahal sesuai regulasi Undang-undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang perindustrian setiap industri harus melaporkan kegiatan usahanya secara berkala lewat akun tersebut,” paparnya.

    Baca juga :  Kirab Bendera Merah Putih di Kota Kediri Semarakkan HUT RI ke-77

    “Setiap hari 15 orang, jadi kita laksanakan selama 2 hari jadi pesertanya 30 orang, 20 orang diantaranya sudah punya akun SIINas, tapi mereka kadang-kadang masih kesulitan dalam hal mengoperasikan dan banyak pilihan menu dalam akun tersebut. Makanya kita datangkan dari Dinas Disperindagin untuk menjelaskan kepada peserta secara langsung,” urainya.

    Kegiatan, bimtek SIINas oleh Disperindagin akan dilakukan kembali pada kesempatan berikutnya, karena di Kota Kediri sendiri tercatat sekitar 1700 pelaku UMKM, mengingat pelatihan ini harus bisa maksimal pesan dan informasi yang diberikan oleh kedua narasumber maka digelar secara terbatas untuk pelaksanaan kali ini.

    ” Kita laksanakan secara bertahap, selain jadwal kegiatan dari Dinas Disperindag Provinsi Jatim juga padat, maka kita ikutkan sebanyak 30 peserta. Mungkin di Tahun mendatang akan kita selenggarakan lagi, ” tutupnya. (abi).

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan