Kamis, 2 Desember 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoNing Ita Bersama KPPBC & Kejaksaan Sidak Rokok Ilegal Di Pasar Tanjung

    Ning Ita Bersama KPPBC & Kejaksaan Sidak Rokok Ilegal Di Pasar Tanjung

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama tim dari KPPBC (Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai) dan Kantor Kejaksaan Negeri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa lokasi tempat penjualan di Pasar Tanjunganyar Kota Mojokerto. Upaya ini untuk menyisir adanya penjualan rokok tanpa pita maupun rokok tanpa cukai ilegal, Rabu, (27/10/2021).
    Pantauan di Pasar Tanjung, sidak dibagi menjadi dua tim. Untuk tim pertama dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Sidoarjo, Pancoro Agung dan Kepala Kejaksaan Negeri Agustinus Herimulyanto.
    Sedangkan untuk tim kedua, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ruby Hartoyo. Adapun lokasi sidak kali ini, berpusat pada Pasar Tanjung Anyar yang merupakan sentra perdagangan di Kota Mojokerto. Ada sedikitnya lima lokasi toko kelontong yang dikunjungi oleh Wali Kota.
    Menurut Ning Ita, meski hasilnya baik dari tim pertama maupun tim kedua, tidak ditemukannya peredaran maupun penjualan rokok tanpa cukai dan rokok tanpa pita ilegal di pasar tradisional.
    Pihaknya menyempatkan memberikan sosialisasi bagi pedagang/agen rokok bahkan pengguna rokok yang dijumpai dipasar, untuk tidak terlibat menjual rokok tanpa ccuka atau dengan cukai illegal
    “Untuk bapak-bapak dan mas-mas yang merokok, tolong hindari membeli rokok tanpa cukai atau dengan cukai illegal,” pinta Ning Ita pada pengguna rokok di pasar.

    Dijelaskan, bahwa PasarTanjung Anyar ini adalah pasar induk yang menampung lebih dari 2.500 pedagang. Tentu ini potensi terbesar, termasuk untuk penjualan dan perdagangan rokok..
    Dari hasil sidak tersebut, Ning Ita, tidak ditemukan peredaran rokok ilegal. “Alhamdulillah dari beberapa toko yang menjual ratusan merek rokok, luar biasa variannya banyak sekali, sejauh ini semua berpita cukai legal,”jelas Ning Ita.
    Meski demikian Ning Ita menyebut hasil itu dapat dijadikan indikator tidak adanya peredaran rokok ilegal. Sebab biasanya peredaran rokok ilegal tidak melalui Pasar resmi seperti di Pasar Tanjunganyar ini.
    “Tentu ini tidak bisa dijadikan indikator, karena ini pasar resmi ya, justru kita cari ke area lain yang memungkinkan, jadi selama di pasar yang resmi ini semuanya masih legal,” pungkasnya.
    Secara terpisah, Kepala KPPBC TMP B Sidoarjo, Pancoro Agung meminta kepada pemerintah daerah untuk memperketat dan terus mewaspadai peredaran rokok cukai ilegal dari berbagai penjuru. Sebab, baru-baru ini telah ditemukannya peredarannya melalui online.
    Kepala KPPBC TMP B Sidoarjo, Pancoro Agung mengatakan, ada empat ciri rokok ilegal yang harus diwaspadai oleh masyarakat. Sebab, jika diketahui menjual, menguasai, memproduksi maka akan dikenakan tindak pidana.( *)

    Reporter : Gatot Sugianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan