Selasa, 21 September 2021
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaKunker dari Luar Surabaya Wajib Bawa Hasil Tes Swab PCR

    Kunker dari Luar Surabaya Wajib Bawa Hasil Tes Swab PCR

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terus berusaha memotong mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan. Terbaru, ia mengeluarkan Surat Edaran (SE) antisipasi penyebaran Covid-19 dalam rangka pelaksanaan penerimaan kunjungan kerja (Kunker) dari luar Kota Surabaya.

    Surat edaran bernomor 443/5741/436.8.4/2021, sudah ditekan Wali Kota pada 2 Juni 2021. Peraturan tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah Kota Surabaya.

    Isi SE menyebutkan, bahwa dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya, serta dalam rangka menjamin penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan penerimaan kunjungan kerja dari luar Kota Surabaya.

    SE itu juga mengacu pada Perda Surabaya no. 2/2014, tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat sebagaimana telah diubah dengan Perda 2/2020.

    Baca juga :  97,37% Kabupaten/Kota di Jatim Masuk Zona Kuning

    Juga memperhatikan Perwali no. 67/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan, sebagaimana telah diubah kedua kali dengan Perwali 10/2021.

    “Maka, disampaikan bahwa dalam rangka pelaksanaan penerimaan kunjungan kerja dari luar Kota Surabaya, diimbau untuk memperhatikan beberapa hal,” kata Wali Kota dalam Surat Edarannya.

    Pertama, diimbau untuk memberitahukan kepada pihak-pihak yang akan melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Surabaya untuk menyampaikan hasil swab test PCR dengan hasil tes negatif.

    Hasil tes ini diambil dalam kurun waktu maksimal 3X24 jam sebelum tanggal pelaksanaan penerimaan kunjungan kerja.

    “Tentunya, jumlah hasil swab test PCR yang disampaikan itu, harus sebanyak jumlah orang atau rombongan yang akan hadir pada saat kunjungan kerja,” tegasnya.

    Baca juga :  Moh. Ali Kuncoro Siap Buka Telepon Wartawan 24 Jam

    Kedua, diimbau agar seluruh Perangkat Daerah yang menyiapkan dan atau menghadiri pelaksanaan penerimaan kunjungan kerja itu, harus selalu melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan yang ketat selama pelaksanaan penerimaan kunjungan kerja.

    Di antaranya harus selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan pada saat sebelum dan sesudah kegiatan.

    “Dan yang paling penting juga harus mengurangi mobilitas selama pelaksanaan kegiatan,” tegasnya.

    Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, SE yang mengatur kunjungan kerja ini sangat penting untuk bersama-sama menjaga dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

    “Ini langkah antisipasi untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19, supaya sama-sama aman,” tandasnya. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly Aljufri
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan