Minggu, 19 September 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanBerbagai Modus Penipuan Banyak Resahkan Masyarakat

    Berbagai Modus Penipuan Banyak Resahkan Masyarakat

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Di masa Pandemi covid 19 banyak orang berniat melakukan tindak kejahatan baik pencurian,gendam dan penipuan dengan berbagai cara yang dilakukan.Banyak modus yang dilakukan mulai dari lewat ponsel dengan dalih membantu dan bahkan pelaku mendatangi calon korbannya.

    Seperti kejadian seorang warga Desa Getasanyar Kecamatan Sidorejo Pono (65) yang hampir saja tertipu puluhan juta rupiah.

    Kejadian berawal saat tengah malam Pono mendapat telpon dari Jakarta yang mengaku petugas dari kepolisian mengabarkan jika anaknya bernama Supri mengalami. Kecelakaan dan saat ini. Ditahan di kantor Polisi “Memang kebetulan anak saya Supri kerja di Jakarta di sebuah bengkel,”ujar Pono.

    Dijelaskan saat telpon orang yang mengaku petugas mengabarkan perihal kecrlakaan yang menimpa anak nya.Selain itu orang tersebut menawarkan jasa berupa bantuan bisa membembebaskan anaknya dengan tebusan uang sebesar 25 juta rupiah.

    Baca juga :  Joko Suyono Laporkan Akun FB A S ke Polda Jatim

    Seketika mendengar kabar tersebut Pono langsung panik apalagi telponnya di waktu tengah malam.Akhirnya Pono mencari keponakannya dekat rumah.Untuk memastikan kabar tersebut Pono menyuruh keponakanya yang bernama Yatni untuk menghubungi anaknya.

    “Saya suruh keponakan saya untuk menelpon Supri,”ujar Pono.
    Setelah telpon tersambung dan ternyata tidak terjadi apa apa dengan anaknya dan dalam kondisi baik baik saja.Setalah mendapatkan kabar jika tidak terjadi kecelakaan barulah semua keluarga tenang dan baru menyadari jika dirinya akan menjadi korban penipuan.

    Lain lagi yang disampaikan Suyatmi warga Desa Kalang Magetan,beberapa waktu lalu orang tuanya didatangi oleh dua orang satu perempuan dan satu laki laki,usianya sekitar 25 tahunan.

    Baca juga :  Wakil Ketua Komisi A Pertanyakan Alasan Bupati Tidak Segera Keluarkan Izin Sekolah Lakukan PTM Terbatas

    Kedua orang tersebut datang pada sore hari sekitar pukul 18.00.WIB.” Kebetulan di rumah hanya ada bapak sendiri ” ujar Suyatmi.

    Setelah dipersilahkan masuk kedua orang tersebut langsung meminta mengambilkan buku nikah salah satu anaknya.Ketika ditanya untuk apa kedua orang tersebut tidak bisa menjawabakan akan digunakan untuk apa.

    Akhirnya permintaan kedua orang asing itu tidak dipenuhi dengan alasan menunggu istrinya masih ada acara hajatan di rumah tetangga.Kedua. Orang tak dikenal tersebut akhirnya pergi.

    Selain modus modus diatas akhir akhir ini juga marak penipuan berkedok pasang DP pejabat yang mengaku ngaku minta kiriman uang bahkan pulsa.”iya benar DP hp saya dipasang mengaku ngaku dan meminta kiriman pulsa,” ujar salah seorang Kepala Desa yang enggan disebutkan namanya.

    Baca juga :  Rapat Paripurna Penyampaian Tanggapan Bupati Atas 2 Usulan Raperda

    Ketua AWI Magetan Sofyan Yusroni menghimbau kepada masyarakat untuk berhati2 terutama pada orang yang belum dikenal atau bahkan orang yang menghubungi lewat ponsel apalagi menawari bantuan tertentu.”  Saat ini banyak modus yang dilakukan orang dalam tindak kejahatan penipuan,”ujar Sofyan.

    Hendaknya masyarakat selalu waspada dan apabila ada orang yang belum dikenal mendatangi rumah,selalu tanyakan identitas diri dan surat ijin dari RT setempat (rud/sal)

    Reporter : Rudi/Faisal
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan