KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Ribuan massa yang tergabung dalam Komunitas Pekerja Sor Terop, melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (30/07/2020)

Para pekerja seni yang melakukan unjuk rasa  bertujuan, untuk menyuarakan kegelisahan mereka,  karena selama  pandemi covid-19 tidak ada pendapatan yang masuk dari jasa yang mereka tawarkan.

Saat melakukan aksi, para tukang tarub hajatan, pemilik sound sistem hiburan, tukang orgen, MC dan biduan berbaur menjadi satu, sembari membawa pamflet dan puluhan mobil serta truk yang memuat sound system sembari memutar musik disco remix.

Nur Kabib, perwakilan peserta aksi, mengutarakan, sebelumnya sudah melakukan 2 kali hearing di DPRD Kabupaten Kediri, bersama pihak terkait, mengenai solusi dari permasalahan yang dialami selama pandemi. Yakni, tidak adanya pemasukan dari layanan jasa yang disediakan kepada masyarakat.

Namun dirasa belum ada perhatian secara signifikan oleh pemerintah, maka pihaknya melakukan aksi lanjutan secara bersama-sama dalam Komunitas Pekerja Sor Terop Kediri.

Tujuanya hanya minta izin secara lisan dan tertulis dari Pemerintah Daerah atau Kepolisian, agar memperbolehkan masyarakat menyelengarakan kegiatan hajatan, sesuai protokol kesehatan ditengah pandemi corona.

Karena, nasib dari pekerja seni atau keluarga mereka sangat ironis. Selain tidak ada pemasukan dari jasa juga luput dari bantuan pemerintah setempat.Untuk itu, kami berharap agar segera diterbitkan izin untuk mengelar hajatan oleh masyarakat” ujarnya

Menjawab aspirasi perwakilan masa, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi, menjelaskan, bahwa Kabupaten Kediri kondisi terkini masih di zona oranye, maka belum diperkenankan atau tidak di izinkan untuk menyelengarakan acara dengan mendatangkan banyak orang, sesuai dari aturan Pemerintah Pusat ataupun Gugus Tugas.

Namun, pihaknya akan menampung aspirasi masyarakat yang tergabung dalam komunitas Pekerja Sor Terop, dan memberikan jawaban secepatnya,Senin (3/8/2020).

Kami akan bahas bersama dengan beberapa jajaran di Gugus Tugas penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri, dengan menyeleraskan mekanisme aturan-aturan yang berlaku. Kemudian, Selasa (4/8/2020), kami akan mengundang perwakilan Komunitas Pekerja Sor Terop untuk menyelaraskan aturan yang ada untuk disepakati bersama.

Kemudian, baru kita akan memberikan penerbitan izin penyelengaraan hajatan sesuai mekanisme protokol kesehatan kepada masyarakat. Selain itu,kami juga sedang berfikir agar perekonomian di Kabupaten Kediri kembali bangkit akibat dampak Covid 19. Oleh karena itu, kami memohon dukungan serta partisipasi masyarakat, agar mendukung upaya dari pemerintah” ucapnya

Sekedar diketahui, dalam aksi tersebut, arus lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta sempat ditutup mulai Simpang Tiga Tepus, oleh petugas gabungan dari Polres Kediri dan Satpol PP Kabupaten Kediri, juga diterjunkan untuk mengamankan aksi damai tersebut. Dan, aksi unjuk rasa berjalan damai serta berakhir pukul 12.46 WIB, dengan pengawalan ketat aparat Kepolisian. (bud)