Salurkan Bansos dan Tali Asih Rp 5,26 Miliar untuk Warga Banyuwangi

Salurkan Bansos dan Tali Asih Rp 5,26 Miliar untuk Warga Banyuwangi

BANYUWANGI, WartaTransparansi.com – Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial dan tali asih senilai Rp 5,26 miliar bagi masyarakat Kabupaten Banyuwangi. Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Kecamatan Glenmore, Sabtu (28/2).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bantalan sosial dan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat rentan, sekaligus memperkuat peran pilar sosial dan desa sebagai pusat pemberdayaan.

“Bantalan sosial diberikan kepada lansia dan penyandang disabilitas. Sedangkan bantalan ekonomi melalui zakat produktif bagi pelaku usaha ultra mikro,” ujar Khofifah.

Menurutnya, zakat produktif bertujuan membantu pelaku usaha agar terhindar dari jeratan rentenir dan pinjaman online ilegal. Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari intervensi terpadu penanganan kemiskinan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Dari total anggaran, Rp 2,25 miliar bersumber dari Dinas Sosial Jatim untuk Program Keluarga Harapan (PKH) Plus bagi 866 keluarga, Bantuan Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) untuk 69 jiwa, KIP PPKS Jawara, serta bantuan operasional dan tali asih bagi 110 pilar sosial, meliputi SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, TKSK, dan TAGANA.

BUMD Jatim turut menyalurkan zakat produktif Rp 25 juta kepada 50 penerima manfaat. Sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jatim mengalokasikan Rp 1,28 miliar untuk program BUMDesa, Desa Berdaya, Jatim Puspa, dan Bantuan Keuangan Desa.

Bantuan lintas perangkat daerah juga disalurkan melalui Dinas PUPR Cipta Karya Rp 400 juta, Dinas Perhubungan Rp 500 juta, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Rp 800 juta, yang difokuskan pada Bantuan Keuangan Desa.

Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim dalam upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi, khususnya menjelang Idul Fitri. (*)

Penulis: NurEditor: Amin