Rabu, 14 April 2021
28 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaDilarang UU, Risma Mutasi 77 Pejabat Pemkot

    Dilarang UU, Risma Mutasi 77 Pejabat Pemkot

    Jelang Pilkada 2020, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melarang kepala daerah untuk melakukan mutasi pejabat (). Larangan tersebut terhitung mulai Rabu (8/1/2020) hingga akhir masa jabatan. Kepala daerah yang melanggar, terancam dijatuhkan sanksi administrasi, dan pidana.

    Diketahui, dalam UU Pilkada 10/2016 Pasal 71 Ayat 2 berbunyi, /Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Wali Kota/Wakil Wali Kota, dilarang melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan, kecuali mendapat persetujuan tertulis dari menteri.

    Merespons UU Pilkada tersebut, Bawaslu telah menerbitkan Surat Edaran Nomor SS-2012/K.Bawaslu/PM.00.00/12/2019 tentang Instruksi Pengawasan Tahapan Pencalonan Pemilihan Tahun 2020 Kepada Bawaslu Daerah yang Melaksanakan Pilkada.

    Baca juga :  8 Orang Meninggal dan 990 Rumah Penduduk Rusak Akibat Gempa M 6,7 Di Jatim

    Meski aturannya sudah jelas, namun tidak demikian dengan kebijakan Wali Kota Surabaya . Terbukti, wali kota yang disebut-sebut sarat prestasi ini, tetap saja melakukan mutasi terhadap 77 pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, Kamis (9/1/2020).

    Risma beralasan, sebenarnya persiapan pelantikan ini sudah berlangsung lama. Namun, mengingat instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), terkait aturan penyederhanaan jabatan Eselon IV, maka kemudian pihaknya harus menyesuaikan hal tersebut.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan