Stok Melimpah, Pemkot Surabaya Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Aman

Stok Melimpah, Pemkot Surabaya Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Aman
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, memastikan harga bahan kebutuhan pokok aman dan stok melimpah, menjelang akhir tahun 2025.

Kata Antiek, pemkot telah membagikan sebanyak 25.000 bibit cabai rawit kepada poktan dan warga Kota Surabaya. Pembagian bibit tersebut sudah dilakukan sejak Agustus hingga awal September 2025.

“Pembagiannya melalui kelurahan dan kecamatan untuk warga. Karena kami sudah menghitung mundur melakukan pembibitan dan kami bersama dengan kelompok tani menanam serentak di bulan Agustus. Sekarang sebagian besar di bulan ini (Desember 2025) sudah panen,” terangnya.

Dengan adanya pembibitan tersebut, sambungnya, secara tidak langsung akan mengurangi konsumsi cabai rawit dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Jadi, kalau dia ada dua pohon saja sekarang sudah panen sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Dari hasil penilaian dan pengawasan di lapangan itu ada yang dua pohon di polybag, ada yang beratnya satu kilo tiga ons. Ya memang bervariasi ada beberapa yang paling tinggi jumlahnya,” ujarnya.

Di sisi lain, harga daging ayam ras cenderung stabil. Di November 2025, harga daging ayam ras masih di sekitar Rp36.000 hingga Rp36.200 per kilogram. Sedangkan pada Desember 2025, harga daging ayam ras mencapai Rp37.000 per kilogram. Sementara telur ayam ras per 5 Desember hingga saat ini masih di kisaran Rp28.000 per kilogram.

“Secara prinsip harga-harga yang mengalami kenaikan agak lumayan itu adalah hanya di cabe rawit, yang lain stabil, ketersediaan kita sangat aman dan cukup untuk menghadapi natal dan tahun baru. Maka dari itu, masyarakat monggo belanja dengan bijak, cukup belanja seperlunya saja tidak perlu menimbun,” imbuhnya.

Dia juga menjelaskan, dalam waktu dekat jajaran Pemkot Surabaya akan melakukan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok, produk makanan dan minuman dalam rangka menyambut nataru.

“Kemudian juga bersama dengan tim memantau apakah ada (pedagang) yang menjual barang-barang yang kadaluarsa gitu ya. Kemudian juga kami ee memastikan ee harga-harga itu apakah masih stabil atau tidak ada kenaikan, sekaligus memantau apakah ketersediaannya cukup untuk kebutuhan kita menjelang natal dan tahun baru,” jelasnya.

Disebutkan, ada 12 jenis komoditas penting yang akan dipantau saat menjelang nataru. Di antaranya, daging, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula, hingga minyak goreng.
Maka dari itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu belanja berlebihan dan membeli bahan kebutuhan pokok secukupnya. (*)

Editor: Wetly