Rabu, 28 September 2022
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriSeorang Pria Paruh Baya Asal Kota Kediri Tewas Tersambar Kereta Api

    Seorang Pria Paruh Baya Asal Kota Kediri Tewas Tersambar Kereta Api

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Seorang pria paruh baya tewas, diduga bunuh diri dengan cara menabrakan diri ke Kereta Api di kawasan Jalan Brigjen Katamso Kota Kediri.

    Korban diketahui bernama Bandi usia 51 tahun merupakan warga Jl.Singonegaran III/30-B RT 022 RW 005 Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

    Kronologi kejadian pertama kali diketahui oleh Dora Setyoko yakni salah satu penjaga perlintasan kereta api yang saat itu akan menutup palang pintu.

    Dimana saksi melihat ketika kejadian korban atas nama Bandi bangun tidur dari lapak warung yang ada di sebelah timur rel.

    Tiba-tiba, korban berjalan mengarah ke tengah rel. Disaat bersamaan, melintas Kereta Api Malabar hingga akhirnya korban tertabrak kereta api.

    Baca juga :  Ratusan Warga Kediri Deklarasi Dukung La Nyalla Capres 2024

    Seorang Pria Paruh Baya Asal Kota Kediri Tewas Tersambar Kereta Api
    Polisi sedang berusaha mengevakuasi korban yang tergeletak di sekitar rel kereta api Jalan Brigjen Katamso Kota Kediri.

    “Saksi melihat korban bangun tidur dari lapak warung yang ada di sebelah timur rel, kemudian korban bangun dan berjalan mengarah ke tengah rel,”tutur Kasi Humas Polres Kediri Kota, Iptu Henri Mudi Yuwono kepada tim WartaTransparansi.com

    Selain saksi Dora Setyoko, dalam peristiwa tersebut ada saksi lain atas nama Yohan Metalatma seorang pria yang berprofesi sebagai penjual angkringan di sekitar lokasi kejadian dan telah memberikan keterangan kepada pihaknya. Ungkapnya. Minggu,(26/12/2021).

    Iptu Henri menambahkan, dimana sebelumnya, saksi kedua telah memberikan keterangan pada saat melihat korban di lokasi kejadian.

    Baca juga :  Jelang Satu Abad NU, Fatayat Kota Kediri Gelar Lomba Mewarnai dan Pasar UMKM

    Ketika pada saat korban menuju rel, bersamaan ada Kereta Api Malabar yang melintas kemudian oleh saksi kedua berusaha meneriaki korban namun upaya tersebut tidak berhasil, dan terjadilah peristiwa naas tersebut.

    ” Saksi atas nama Yohan Metalatma sempat melihat korban bangun tidur. selanjutnya berjalan di bahu rel sebelah sisi timur, kemudian terlihat Kereta Api muncul, oleh saksi kedua berupaya mencoba mengingatkan korban dengan cara berteriak. Namun Korban terlihat tetap merangkak ke arah Rel pada saat itu kereta sudah dekat sehingga korban terlindas Kereta Api Malabar yang saat itu melintas,” urainya

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

    Baca juga :  Pesan Khusus Bupati Kediri Jelang Gelaran Pilkades Serentak

    Terakhir, Iptu Henri Mudi Yuwono, mengatakan, mengetahui korban telah meninggal masinis kereta api kemudian berupaya menghubungi pihak Stasiun Kediri dan diteruskan ke pihak kepolisian sebagai upaya tindak lanjut.

    ” Selanjutnya Masinis PLB 120C Malabar melaporkan Ke Stasiun Kediri dan dilanjutkan laporan ke Polsek Kediri Kota selanjutnya Piket Polsek Kota Kediri menghubungi Unit Identifikasi, Laka Lantas dan melaporkan Pimpinan dan mendatangi TKP tersebut,” pungkasnya. (Abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan