Rabu, 20 Oktober 2021
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurGresikKAUJE Tebar 5000 Dosis Vaksin Untuk Masyarakat Gresik
    Terbesar sepanjang pelaksanaan Vaksinasi

    KAUJE Tebar 5000 Dosis Vaksin Untuk Masyarakat Gresik

    GRESIK (WartaTransparansi.com) – Meski Pandemi Covid-19 di Kabupaten Gresik sudah melandai, namun program Vaksinasi terus berjalan. KAUJE (Keluarga Alumni Univesitas Jember), menebar 5000 dosis vaksin yang dipusatkan di SMA Muhammadiyah 10 Gresik.

    Vaksinasi tersebut diperuntukan bagi siswa, guru, karyawan dan masyarakat  umum menjadi yang terbesar sepanjang dalam pelaksanaan vaksinasi di kota pudak Gresik. ungkap Ketua KAUJE M. Sarmuji kepada wartawan di Gresik, Minggu (12/9/2021).

    M Sarmuji mengakui bahwa kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari warga Gresik.  Ini merupakan kerja bareng antara KAUJE, Pemerintah Kabupaten Gresik dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) serta lembaga pendidikan SMA Muhammadiyah 10 Gresik.

    Dalam kegiatan ini, hadir kepala dinas KB PPPA (Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Ghozali, Ketua PD Muhammadiyah Gresik Taufiqullah Ahmadi, Ketua Majelis Diksasmen Muhammadiyah Gresik Nanang Suteja, Wakil Ketua DPRD Nurhamim, Anggota DPRD Hamzah Takim dan Syafi’ Am

    “Jika melihat kegiatan vaksinasi di Gresik kali ini. Bisa dikatakan yang terbesar dalam sehari. Namun, meskipun peserta banyak, tetapi jalannya vaksinasi berlangsung rapi dan tertib. Dengan tetap menjaga prokes dan tanpa kerumunan, mencuci tangan sebelum masuk area vaksin ” ujar Sarmuji, yang juga Ketua DPD Golkar Jawa Timur.

    KAUJE Tebar 5000 Dosis Vaksin Untuk Masyarakat Gresik

    Menurutnya, peserta yang hadir sebagian besar adalah para pelajar ditambah masyarakat yang ada di sekitar Kecamatan Manyar.

    Bagi pelajar menurutnya, memang vaksinasi sangat penting terkait adanya pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah dilakukan pemerintah baik oleh Pemerintah Pusat maupun Jawa Timur sendiri, pada awal pekan lalu. Salah satu syarat bagi guru dan pelajar yang boleh mengikuti PTM harus sudah divaksin.

    Selain pelajar, para pelaku UMKM pun banyak yang hadir untuk mendapatkan jatah vaksin. Karena mereka memang paling terdampak sejak terjadi pandemi covid-19 yang melanda tanah air. Sebab, mereka tidak bisa menjalankan kegiatan dalam menjalankan roda ekonomi.

    “Kami berharap dengan semakin gencarnya kegiatan vaksinasi akan sangat baik dalam usaha kami membantu pemerintah terus menekan pandemi covid-19 agar terus menurun. Sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas secara normal,” tambah anggota Komisi Xl DPR RI ini.

    Berbagai aktifitas di masyarakat diakui Sarmuji memang terhenti sejak adanya pembatasan kegiatan masyarakat. Pasca-PPKM yang membuat Jawa Timur mulai mampu menurunkan level pandemi saat ini, beberapa aktifitas sudah sedikit demi sedikit berjalan.

    “Seperti para jomblowan dan jomblowati yang sebelumnya harus menunda resepsi pernikahan, dengan adanya penurunkan angka covid ke depannya tentunya sudah bisa segera menikah,” tambahnya dengan nada berkelakar.

    Kami memiliki komitmen untuk terus mengadakan vaksinasi di berbagai daerah di Jatim. Tujuannya memperbanyak vaksinai ini untuk mengejar dan mempercepat herd imunnity. Seperti harapan pemerintah yakni minimal mencapai 70 persen sesuai standar organisasi kesehatan dunia atau WHO. (sr/min)

    Reporter : Samuel Ruung
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan