Minggu, 17 Oktober 2021
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurGresikDibuka Dwi Suyanto, PMI Jatim Gelar Pelatihan PP Tingkat Mahir

    Dibuka Dwi Suyanto, PMI Jatim Gelar Pelatihan PP Tingkat Mahir

    GRESIK (WartaTransparansi.com) – Sebanyak 24 relawan Palang Merah Indonesia (PMI) perwakilan kabupaten/kota se Jawa Timur saat ini tengah mengikuti Pelatihan Pertolongan Pertama (PP) tingkat mahir. Pelatihan  dibuka Kepala Maskar PMI Provinsi Jawa Timur Drs. Dwi Suyanto,MM, di Pusdiklat PMI Jalan Ratna Gresik, Selasa (24/8/2021.

    Pada tahap 1 berlangsung selama 5 hari. Lalu akan sambung diklat tahap 2 dengan rentan waktu Diklat yang sama. Instruktur yakni Hery Swarsono, pelatih PP (Pertolongan Pertama) dari Malang, instruktur utama, bahkan pelatih tingkat Asia.

    “PMI adalah lembaga kepalangmerahan yang membentuk relawan yang sehat, mandiri, responsif, dan manusiawi. Peranan PMI ditengah masyarakat sangat penting terutama dalam pembinaan generasi penerus bangsa,” ungkap Dwi Suyanto dalam kata sambutan pembukaan.

    Baca juga :  Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Smelter di Gresik Gubernur Khofifah Sebut Ini Proyek Strategis

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas para pelatih Pertolongan Pertama (PP) tingkat mahir, agar kedepan dapat memacu peningkatkan kompetensi Relawan PMI di Jawa Timur dan selalu siap menghadapi berbagai bencana di masing – masing daerahnya.

    Mengacu pasal 34 UU No. 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, pemerintah berkewajiban melakukan pembinaan terhadap orang perseorangan, kelompok orang dan organisasi atau lembaga kemanusiaan lainnya yang terdaftar.

    Dwi Suyanto mengatakan, pertolongan Pertama adalah upaya peningkatan kapasitas dari semua kegiatan PMI. Hal ini disadari oleh masayarakat luas,  terutama selalu rutin dilakukan setiap dalam siaga Lebaran, Natal dan Tahun Baru yang setiap tahunnya selalu dilaksanakan secara aktif oleh PMI Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Jawa Timur.

    Baca juga :  Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Smelter di Gresik Gubernur Khofifah Sebut Ini Proyek Strategis

    Sebelum dibuka, semua peserta wajib mengikuti tes sweb oleh tim dari UDD PMI Kota Surabaya. Hasilnya, semua peserta dinyatakan negatif. Kami ingin memastikan bahwa pelatihan ini aman, tandas Dwi Suyanto.

    Peserta Pelatihan PP tingkat mahir (edvan) ini adalah mereka yang sudah mengantongi sertifikat tingkat dasar dan intermedit (menengah). Karena itu ditingkat edvan, harapannya kedepan bisa melakukan pelatihan PP tingkat dasar di daerah masing masing.

    Materi yang diajarkan ini menyesuaikan perkembangan. Sebab pelatihan PP tingkat edvan terus mengalami perubahan. Misalnya, pemegang sertifikat mahir jika menemukan musibah dadakan, dia harus bisa melakukan Pertolongan tanpa alat. Penanganan kasus seperti itu memerlukan kecerdasan.

    Ditengarai saat masih banyak petugas PMI atau Crew Ambulance belum memegang sertifikat PP dasar, namun sudah berani melakukan pertolongan. “Harusnya tidak boleh Karena ini kaitannya dengan nyawa manusia. PMI Kab/kota diharapkan terus meningkatkan kapasitasnya petugas dan relawan.

    Baca juga :  Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Smelter di Gresik Gubernur Khofifah Sebut Ini Proyek Strategis

    Dwi Suyanto, mantan birokrat Pemprov Jawa Timur berharap kepada peserta serius mengikuti Diklat PP tingkat mahir in. “Jangan dianggap remeh sebab banyak peserta yang ternyata tidak lulus,” pungkasnya (pris/min)

    Reporter : Prisca
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan