Minggu, 11 April 2021
24 C
Surabaya
More
    WawancaraEri Tinggalkan Pegawai Negeri, Mengabdi dan Mewakafkan Diri

    Eri Tinggalkan Pegawai Negeri, Mengabdi dan Mewakafkan Diri

    Hari Jumat (2/9/2020) sore menjalang maghrib kedatangan tamu calon Wali Kota , Eri Cahyadi bersama tim . Seperti sebelumnya Gedung PWI A. Azis (sebagai saksi bisu) juga menerima Cawali Mahfud Arifin beserta rombongan.

    Tentu saja obrolan Cawali Eri, bukan urusan dukung mendukung, tetapi soal Pilkada di masa pandemi kekurangan dan kelebihannya. Juga masalah kota ke depan. Berikut dialog bebas seputar keputusan mencalonkan diri sebagai Wali Kota dan meninggalkan pegawai negeri, juga jabatan sangat bermartabat.

    Bagaimana ceritanya ketika memutuskan menjadi calon Wali Kota ?

    Bu Risma (Wali Kota Surabaya Rismaharini) menawarkan untuk menjadi calon wali kota, supaya bisa meneruskan program membangun Kota Surabaya yang belum selesai.

    Waktu itu, jujur saja menolak karena masih 18 tahun bisa menikmati sebagai (baca; pegawai negeri). Selain itu, sudah menduduki jabatan Bappeko Surabaya, jadi hitung-hitung lebih baik menekuni sebagai .

    Lalu kok memutuskan jadi calon Wali Kota ?

    Lagi-lagi Bu Risma menawarkan dengan memberi beberapa pertimbangan. Kemudian saya sampaikan ke istri bagiamana kalau jadi calon wali kota. Dan sangat mengejutkan istri memberikan ijin jika nanti kalau ditakdirkan jadi wali kota tetap kerja keras seperti masih jadi . Berangkat pagi pulang hampir pagi.

    Reporter :
    Penulis : Djoko Tetuko
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan