ITS Team Sapuangin Perkenalkan Inovasi Mobil Hemat Energi, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia 2026

ITS Team Sapuangin Perkenalkan Inovasi Mobil Hemat Energi, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia 2026

SURABAYA (WartaTransparansi.com) — Team Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan teknologi mobil hemat energi. Melalui presentasi resmi tim, mereka memaparkan inovasi terbaru sekaligus rangkaian prestasi yang berhasil diraih sepanjang tahun 2024–2025.

Tim riset yang dikenal melalui proyek Fuel-Efficient Car Research itu menegaskan bahwa pengembangan kendaraan rendah emisi menjadi kontribusi nyata ITS dalam menjawab tantangan global, termasuk isu perubahan iklim. Data internasional dan nasional menunjukkan sektor transportasi menyumbang porsi signifikan terhadap emisi karbon dunia. Menurut laporan WRI Indonesia (2024), emisi transportasi menyumbang 24 persen dari total emisi global, sementara Bappenas mencatat transportasi berkontribusi 27 persen terhadap emisi nasional.

Dalam konteks itu, General Manager team Sapuangin ITS Candra Ikhsan Suryana maupun Technical Manager mengaatakan Abhirama Saka, team Sapuangin fokus melakukan penelitian mendalam terkait efisiensi mesin, pengurangan bobot kendaraan, peningkatan sistem kemudi, dan penyempurnaan sistem pengereman. Mereka juga mengembangkan sistem vision-based untuk membantu pengaturan kecepatan dan jarak secara lebih presisi.

“Inovasi mobil hemat energi yang kami kembangkan merupakan bentuk kontribusi nyata ITS dalam mendukung transisi menuju transportasi berkelanjutan. Melalui riset mendalam dan pengembangan berkelanjutan, Tim Sapuangin berupaya menghadirkan kendaraan yang tidak hanya efisien tetapi juga andal dan aman digunakan dalam kompetisi internasional,” Ungkap Candra Ikhsan Suryana dalam rilis tertulis ITS, yang  diterima media ini, Sabtu (21/11/2025).

Menurutnya, rangkaian penyempurnaan yang dilakukan antara lain peningkatan efisiensi termal mesin 4-tak Honda 110 cc, penggunaan bodi dual layer carbon, sasis aluminium berongga, serta pengurangan bobot pada sistem pengereman, drivetrain, dan rangka kendaraan.

Inovasi tersebut berbuah prestasi. Pada kompetisi sebelumnya, Tim Sapuangin meraih berbagai penghargaan seperti Juara 1 Urban ICE Category, Juara 1 Vehicle Design, Juara 1 Autonomous Programming, Juara 2 Data and Telemetry, serta Juara 3 Regional Championship. Mobil mereka bahkan mencatat efisiensi hingga 513 km per liter.

Dengan rangkaian pencapaian itu, Sapuangin pun kembali lolos sebagai Qualified Driver untuk kejuaraan dunia. Pada kompetisi mendatang yang dijadwalkan berlangsung 21–25 Januari 2026 di Lusail International Circuit, Doha, Qatar, tim membawa target menambah gelar dan memperkuat posisi Indonesia di kancah inovasi kendaraan hemat energi global.

“Melalui riset, inovasi, dan prestasi yang terus meningkat, ITS menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi transportasi masa depan sekaligus mengharumkan nama Indonesia melalui teknologi,”ujar Azza salah satu anggota team Sapuangin ITS singkat. (djoko t)