Kediri  

Jalan Stasiun Berubah Fungsi, Pemkot Kediri Jadikan City of Tourism Baru

Jalan Stasiun Berubah Fungsi, Pemkot Kediri Jadikan City of Tourism Baru
Tampak suasana Jalan Stasiun Kota Kediri yang kini ditata sebagai kawasan City of Tourism dengan sistem satu arah dan bebas parkir.(Foto: istimewa)

Pada pelaksanaan Car Free Day setiap Minggu, Pemkot Kediri memberikan pengecualian bagi penumpang kereta api. Akses menuju Stasiun Kediri tetap dibuka melalui Jalan Untung Suropati yang diberlakukan dua arah mulai pukul 05.00 hingga 09.00. Dishub bersama PT KAI bersiaga mengatur lalu lintas guna memastikan kelancaran arus kendaraan.

Penataan juga menyasar area parkir bagi peziarah Makam Syekh Wasil. Eks Pacific ditetapkan sebagai lokasi utama parkir, sementara saat terjadi lonjakan peziarah, kendaraan dapat dialihkan ke Jalan Dhoho, Jalan Untung Suropati sisi barat, Jalan Monginsidi, dan Jalan Stasiun.

Sebelum diterapkan penuh, kebijakan ini telah melalui uji coba sejak Senin (5/1). Sejumlah kendala muncul karena sebagian masyarakat belum terbiasa dengan rute baru. Namun, Pemkot Kediri terus mengintensifkan sosialisasi agar warga dapat beradaptasi dengan pola lalu lintas baru tersebut.

Cholis menekankan keberhasilan penataan Jalan Stasiun membutuhkan dukungan lintas sektor. Dinas Perhubungan mengatur lalu lintas, Dinas Perdagangan dan Perindustrian menata PKL, Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga mengelola aktivitas kawasan, Satpol PP menjaga ketertiban, serta camat dan lurah melakukan pengawasan lapangan.

Ia berharap Jalan Stasiun kelak menjadi ruang publik yang meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pengunjung Kota Kediri.

“Harapan Jalan Stasiun ini akan diingat oleh orang-orang yang pernah ke Kota Kediri sehingga membuat kangen sehingga slogan Kediri Ngangeni bisa kita raih,” pungkasnya.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan