Ia juga menuturkan sejumlah kondisi memilukan yang terpantau di lapangan, mulai dari bayi yang terpaksa menggunakan plastik sebagai pengganti popok hingga anak-anak yang kehilangan orang tua dan hidup dalam kondisi berlumpur. “Sekecil apa pun bantuan dari masyarakat Surabaya, itu sangat berarti bagi saudara-saudara kita di sana,” tegasnya.
Sementara itu, personel BPBD Surabaya, Pratama, menambahkan bahwa bantuan yang terkumpul berasal dari antusiasme warga Kota Pahlawan yang datang langsung ke posko. Setelah diterima, seluruh barang dipilah dan dikelompokkan sesuai jenisnya sebelum dikirimkan. Pengiriman dilakukan secara bertahap menyesuaikan jumlah bantuan yang sudah siap diberangkatkan.
Seluruh bantuan dari Surabaya akan disalurkan lebih dulu ke BPBD Provinsi Jawa Timur, kemudian dikirim ke Sumatera melalui jalur udara dengan dukungan TNI dan pihak berwenang lainnya. “Tahap pertama dikirim hari ini. Jika bantuan kembali terkumpul dalam jumlah memadai, akan segera kami kirimkan lagi,” jelas Pratama.
Masyarakat Surabaya yang ingin menyalurkan bantuan masih dapat datang langsung ke Posko Peduli Bencana Sumatera di Balai Kota Surabaya setiap hari pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Donasi dalam bentuk dana juga dapat disalurkan melalui rekening resmi BSP Tanggap Bencana di Bank Jatim 0013444463, serta rekening Baznas Kota Surabaya di Bank BCA 560450000, dan Bank BTN 1110001116. Pemkot Surabaya juga membuka layanan hotline melalui nomor 0811-3116-163 dan 0812-1687-5107.
BPBD Surabaya mengimbau agar bantuan yang disalurkan, khususnya pakaian bayi, merupakan barang baru dan layak pakai. Saat ini, posko difokuskan menerima bahan makanan, perlengkapan kesehatan, perlengkapan sanitasi, serta peralatan shelter seperti tenda, terpal, selimut, dan matras. Sementara itu, bantuan berupa air minum dalam kemasan untuk sementara belum dapat diterima karena pertimbangan beban logistik dalam proses pengiriman.
“Dengan dukungan dan kepedulian masyarakat yang terus mengalir, Pemkot Surabaya berharap semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan ini dapat meringankan beban para korban bencana di berbagai wilayah Sumatera yang tengah berjuang untuk bangkit,” pungkasnya. (*)





