Kamis, 29 Februari 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanCamat Nguntoronadi Stop Penambangan Pasir Di Jembatan Doyo

    Camat Nguntoronadi Stop Penambangan Pasir Di Jembatan Doyo

    MAGETAN (Wartatransparansi.com) –Berdasarkan Laporan Masyarakat Kepada Forkompimca, Camat Nguntoronadi Visco Yudha Arista bersama Pihak kepolisian menghentikan tambang pasir ilegal di sekitar Jembatan Doyo Desa Gorang Gareng.

    Dugaan penambangan pasir ilegal ini sudah berlangsung lama yang berdampak pada kerusakan lingkungan.Diduga aktifitas penbangan liar tersebut belum mengantongi ijin penambangan.

    Hal ini disampaikan Visco Yudha Arista, adanya aduan dari masyarakat langsung kami tidak lanjuti mendatangi lokasi dan kita tutup penambangan pasir di area tersebut.” Hari ini kita stop dan tutup aktifitas penambangan pasir di Doyo,” ujar Visco.

    Dijelaskan sesuai dengan Undang undang tindakan yang dilakukan Camat Nguntoronadi ini di terima dengan Baik oleh para penambang pasir ilegal. Dampak dari penambabgan pasir ilegal ini, erosi di lokasi penambangan menimbulkan dampak fisik lingkungan seperti tanah longsor, berkurangnya debit air permukaan (mata air), tingginya lalu lintas kendaraan membuat mudah rusaknya jalan, polusi udara, dan dampak sosial ekonomi.

    Baca juga :  Jalur Tujuan Wisata Telaga Sarangan Tersendat, Ada Mobil Tertimpa Pohon Ambruk

    “Rusaknya jalan di sekitar pertambangan, berubahnya bentuk dan fungsi sungai serta rusaknya habitat di sekitar sungai,”Kata Visco Yudha Arista. Tindakan penutupan ini merupakan tindak lanjut dari Laporan masyarakat kepada forkopimca Nguntoronadi terkait maraknya penambangan pasir illegal di bawah jembatan doyo Desa Goranggareng – Desa Semen.

    Visco menyampaikan telah dilaksanakan himbauan serta peringatan agar kegiatan ini tidak dilakukan kembali karena memiliki dampak negatif. Dan penambang pasir illegal menerima dengan baik larangan yang telah disampaikan sehingga mengerti dampak negatif penambangan pasir dan tidak akan mengulangi di kemudian hari. (*)

    Reporter : Rudi Ardi

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan