Jumat, 12 Agustus 2022
25.7 C
Surabaya
More
    HeadlineDi Kediri, Sahabat Yatim Duafa Bangun Gedung Pondok

    Di Kediri, Sahabat Yatim Duafa Bangun Gedung Pondok

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Yayasan Sabahat Yatim Duafa mendirikan Pondok Yatim gratis, dalam mewujudkan program pendidikan Pondok pesantren (Ponpes) kepada masyarakat yang membutuhkan di Dusun Kunir Desa Bulupasar Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, Minggu (24/7/2022).

    Kegiatan pendirian pondok yatim gratis ini dilakukan peletakan batu pertama ini yang dilakukan oleh Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, Ketua SYD Indonesia, Arief Camra, Ketua SYD Kediri, Rudi Agus Wahyudi dilanjutkan oleh sejumlah relawan SYD Kediri untuk melakukan kerja Bhakti membangun gedung Ponpes.

    Ketua SYD Indonesia Arief Camra mengatakan, pihaknya menghadiri kegiatan peletakan batu pertama SYD di Kediri yang merupakan salah satu jaringan yayasan di sejumlah daerah di 52 Kota/ Kabupaten. Untuk jumlah santri binaan SYD sendiri kini berkisar lebih dari 2000 orang. Secara sistem yayasan bekerja sama dengan pihak Dinas Sosial (Dinsos) di masing masing daerah untuk melakukan pengawasan dan program.

    Di Kediri, Sahabat Yatim Duafa Bangun Gedung Pondok

    ” Kita pastikan secara sistem bekerjasama dan mengikuti aturan dari Dinsos, karena kita lingkupnya di kegiatan sosial masyarakat,”ujarnya.

    Pria yang akrab disapa Cak Arief menjelaskan, keberadaan Ponpes khusus Yatim dan Dhuafa di Kediri merupakan gedung ke-Tujuh yang telah berdiri dan diresmikan.

    ” Sebelumnya bangunan Ponpes yang telah berdiri ada di Lombok, Kutai Timur, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Purworejo dan Kediri,” tuturnya.

    Cak Arief juga mengutarakan, dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tergerak hatinya untuk merawat anak yatim-piatu dan dhuafa secara ikhlas untuk memperoleh ridho dari Tuhan YME serta memperoleh keberkahan.

    ” Mari kita bersama-sama merawat anak Yatim dengan tulus dan ikhlas. Insya Allah akan memberikan keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

    Sementara itu Ketua SYD Indonesia Cabang Kediri Rudi Alvino, mengungkapkan, pembangunan pondok yatim ini ditargetkan 4 bulan selesai lantai pertama, yang rencananya akan dibangun 3 lantai dan dikerjakan secara bergotong-royong dari relawan SYD.

    Untuk kapasitas pondok santri ini 60 orang santri yatim dan duafa sedangkan pada gelombang pertama santri yang akan ditampung oleh SYD Kediri sementara ini menampung santri laki laki, dan seiring berlangsungnya waktu santriwati atau perempuan juga akan mendapatkan prioritas tempat di ponpes.

    Lebih pentingnya lagi, bagi sejumlah santri yang melakukan kegiatan pembelajaran di SYD Kediri, tidak dipungut biaya alias gratis, dan kepada masyarakat bila berkenan menyumbangkan sedikit rezekinya bisa langsung ke rekening yayasan sahabat dhuafa melalui Bank Jatim 0063100005.

    ” Bila belajar disini bagi santri bisa belajar secara gratis bahkan teman teman pengurus tidak memperoleh imbalan. Karena niat awal kami membangun yayasan sepenuhnya untuk pengabdian kepada masyarakat,” terangnya.

    Lanjut Rudi mengatakan, pihaknya berharap kepada pemerintah dan masyarakat bisa bergotong-royong dan saling bahu membahu agar ponpes khusus anak yatim serta dhuafa bisa segera ditempati oleh santri.

    Dia juga mengajak kepada segenap awak media untuk bisa membantu mempublikasikan kegiatan yang dirasa sangat positif kepada masyarakat secara luas.

    ” Kami juga berharap kepada awak media juga membantu untuk mempublikasikan agar masyarakat bisa tergerak dan peduli terhadap keberadaan santri yang didominasi oleh anak yatim dan dhuafa,”tutupnya. (*)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan