Jumat, 1 Juli 2022
24 C
Surabaya
More
    OpiniMerajut (kembali) Halal Bi Halal Kebangsaan

    Merajut (kembali) Halal Bi Halal Kebangsaan

    Oleh : Sarifa Kirana Nuraini

    Jika pada masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kecanggihan teknologi telah mengilhami keterbatasan pertemuan secara offline (tata muka) dengan online melalui zoom virtual, menyambungkan silaturrahmi dan pertemuan kebangsaan dalam kemasan halal bi halal. Bahkan dengan mengandalkan kecanggihan teknologi itu, maka silaturrahmi kebangsaan tetap terjaga. Dan kini pada saat pembatasan sosial sudah dikendorkan, adalah saat paling tepat merajut kembali kebangsaan dengan tatap muka langsung dan sebagaiannkecil online, jika tidak memungkinkan.

    Merajut kembali halal bi halal kebangsaan dengan menyelenggarakan pertemuan tatap muka, sungguh sangat indah dipandang mata maupun semata-mata dinikmati sebagai khazanah menghidupkan nilai-nilai berbangsa dan bernegara setelah hampir dua tahun redup karena Covid-19. Inilah saat kembali menggelorakan kebhinekaan anak bangsa dalam tradisi sangat mulai nan indah bernama “halal bi halal”.

    Mengapa begitu kuat sebagai halal bi halal kebangsaan, karena cikal bakal nama kren dan modern dalam beragama, berbangsa dan bernegara ini, (memang) dengan menggelar tradisi saling menghalalkan, saling memaafkan, saling menghormati, saling memberikan simpati dan empati, saling memberikan ketenangan hati sebagai sama-sama anak kandung ibu pertiwi dengan berjabat tangan serta berangkulan saling memaafkan. Juga merelakan. Indah nian tradisi bangsa Indonesia sebagai warisan Islam Nusantara.

    Reporter :
    Penulis : Sarifa Kirana Nuraini
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan