Jumat, 21 Juni 2024
27 C
Surabaya
More
    OlahragaSingkirkan Villarreal, Liverpool Ingin Jumpa Madrid di Final Liga Champions

    Singkirkan Villarreal, Liverpool Ingin Jumpa Madrid di Final Liga Champions

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Bintang Liverpool, Mohamed Salah berharap timnya jumpa Real Madrid di final Liga Champions musim ini. Salah ingin membalas kekalahan The Reds dari Los Blancos pada partai final edisi 2018 lalu.

    Liverpool memastikan langkah ke final Liga Champions 2021-2022 usai mengalahkan tuan rumah Villarreal pada laga semifinal leg kedua yang digelar Rabu (4/5/2022) dini hari WIB.

    Bertanding di Estadio de la Ceramica kandang Villarreal, Liverpool berhasil membawa pulang kemenangan 3-2 atas tim tuan rumah. Villarreal sejatinya bisa unggul dua gol pada babak pertama melalui gol kilat Boulaye Dia pada menit ke-3 dan aksi Francis Coquelin menit ke-41. Namun, Liverpool berhasil mencetak tiga gol balasan pada babak kedua. Tiga gol balasan The Reds masing-masing dicetak oleh Fabinho (menit ke-62), Luis Diaz (67′), dan Sadio Mane (74′). Hasil semifinal Liga Champions tersebut mengantar pasukan Juergen Klopp lolos ke final dengan kemenangan agregat 5-2 atas Villarreal.

    Baca juga :  Stadion Tambaksari Surabaya jadi Venue Piala AFF U-19

    Pada final Liga Champions 2022 nanti, Liverpool akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya yakni Real Madrid vs Manchester City. Pada pertandingan leg pertama di kandang Man City, Real Madrid kalah 3-4 dari skud besutan Josep “Pep” Guardiola tersebut.

    Soal tim yang ingin dihadapi pada partai final Liga Champions musim ini, Mohamed Salah menjatuhkan pilihan kepada Real Madrid. Hal tersebut diungkapkan Mo Salah kepada BT Sport usai laga Villarreal vs Liverpool. “Saya ingin melawan Real Madrid, saya harus jujur,” ka ta Mo Salah. “Jika Anda bertanya secara pribadi, saya memilih Real Madrid,” imbuh winger asal Mesir tersebut.  “Kami kalah pada final (2018), jadi saya ingin kembali melawan mereka. Semoga kami bisa memenangkannya dari mereka,” ucap Salah.

    Baca juga :  Stadion Tambaksari Surabaya jadi Venue Piala AFF U-19

    Yang pasti, Luis Diaz menjadi aktor pembeda dalam pertandingan ini.  Pelatih Liverpool Juergen Klopp membuat keputusan jitu ketika Liverpool tertinggal dua gol dari Villarreal pada babak pertama. Selepas jeda, juru taktik asal Jerman itu memasukkan Luis Diaz untuk menggantikan Diogo Jota.

    Masuknya Diaz terbukti bisa mengubah alur serangan Liverpool. Dengan Diaz di depan, The Reds yang bahkan tak mampu membukukan tembakan tepat sasaran pada babak pertama menjadi lebih menyengat pada paruh kedua. Lima menit setelah gol Fabinho, Luis Diaz mencatatkan namanya ke papan skor untuk memgubah kedudukan menjadi imbang 2-2.

    Gol Diaz tersebut membuat Liverpool semakin di atas angin karena mereka melebarkan agregat menjadi 4-2.

    Baca juga :  Stadion Tambaksari Surabaya jadi Venue Piala AFF U-19

    Bagi Liverpool, ini akan menjadi final Liga Champions ketiga pada era kepelatihan Juergen Klopp atau yang ke-10 dalam sejarah klub. The Reds menjadi tim keempat yang mampu mencapai setidaknya 10 final Liga Champions, setelah Real Madrid (16) serta AC Milan dan Bayern Muenchen yang sama-sama pernah tampil 11 kali.

    Dari sembilan final Liga Champions sebelumnya, The Reds sukses enam kali mengangkat trofi Si Kuping Besar yaitu pada 1977, 1978, 1981, 1984, 2005, dan 2019. Adapun, final Liga Champions musim ini akan digelar di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Perancis pada 28 Mei mendatang. (sr)

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan