Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    HeadlineNing Ita Lantik Pejabat Kompeten, Satu Dari Jakarta

    Ning Ita Lantik Pejabat Kompeten, Satu Dari Jakarta

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Walikota Mojokerto, Ning Ita, melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah kepada tiga orang pejabat pimpinan tinggi pratama. Upaya ini selain guna mengisi kekosongan jabatan pada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Mojokerto sekaligus memilih pejabat yang kompeten dan salah satunya didatangkan dari Jakarta, di Pendopo Rumah Rakyat, Jum’at (11/3/2022) siang.

    Pada pelaksanaan di lokasi pelantikan, masing-masing pejabat yang dilantik diantaranya, Mojari yang sebelumnya sebagai Camat Magersari dilantik dengan jabatan baru Kepala Satpol PP Kota Mojokerto. Sedangkan Santi Ratnaning Tias yang sebelumnya menduduki sekretaris Dinas Pendidikan naik eselon menjadi Kepala Diskominfo. Sedangkan Sumarjo yang sebelumnya dari Kantor Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, dilantik sebagai Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset (Kadis PPKA) Kota Mojokerto.

    Wali Kota Ika Puspitasari menjelaskan jika tiga pejabat yang dilantik hari ini merupakan hasil selter bulan lalu. Ia juga menyebut, dipilihnya nama Sumarjo sebagai Kepala DPPKA lantaran yang bersangkutan sudah cukup piawai dan berpengalaman dalam mengelola anggaran daerah. “Kita cari yang benar-benar sesuai kompetensinya dalam rangka mewujudkan kinerja organisasi yang lebih baik lagi,” harap Ning Ita.

    Masih penjelasan Ning Ita, pejabat yang baru dilantik diberi target besar, di antaranya mempertahankan capaian WTP yang sudah diraih selama 7 tahun berturut-turut. Serta mempertahankan Keterbukaan Informasi Award (KIA) dan meningkatkan indeks SPBE bagi Kepala Diskominfo.

    ”Bagi Kasatpol PP sebagai penegak Perda, Perkada dan sebagai penjaga tantrib di seluruh Kota Mojokerto diharapkan memiliki kecepatan, responsibilitas tinggi dalam rangka memberikan reaksi aduan masyarakat terkait pelanggaran perda dan potensi hal-hal yang mengganggu keamanan ketentraman warga,” ujar Ning Ita.

    Ditambahkan Wali Kota, bahwa mutasi dan promosi merupakan sarana untuk mengupgrade kapasitas diri, berinovasi serta terus meningkatkan kolaborasi dengan tetap memegang teguh prinsip berakhlak.
    ASN dituntut untuk bisa adaptif dan tanggap terhadap segala perubahan yang terjadi, dan kedepankan pelayanan prima,” pungkasnya. (gia)

    Reporter : Gatot Sugianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan