Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriSewindu Letusan Gunung Kelud, Bupati Kediri Minta Agar Warga Jangan Termakan Hoaks

    Sewindu Letusan Gunung Kelud, Bupati Kediri Minta Agar Warga Jangan Termakan Hoaks

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Peringatan sewindu Gunung Kelud paska meletus 13 Februari 2014 lalu, Bupati Kediri meminta kepada masyarakat untuk tidak termakan hoaks mengenai peningkatan aktivitas Gunung Kelud.

    Hal tersebut disampaikan, karena acap kali beredar kabar-kabar hoaks. Seperti pertengahan bulan yang lalu, muncul isu yang berkembang di masyarakat karena adanya peningkatan gunung yang mempunyai ketinggian 1731 mdpl ini.

    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menjelaskan, pihaknya akan memberikan pemberitahuan dan peringatan dini jika terjadi peningkatan aktivitas yang terjadi pada gunung tersebut.

    Dimana kondisi saat ini Gunung Kelud berstatus normal dan belum menunjukkan peningkatan aktivitas.

    “Saya pastikan hingga hari ini Gunung Kelud berstatus normal atau level 1,” tegasnya, (14/2/2022).

    Baca juga :  Selama 14 Hari, Pasar Hewan Muning Kota Kediri akan Ditutup

    Bupati yang akrab disapa Mas Dhito, mengutarakan, setiap hari, pos pantau terus mengawasi aktivitas Gunung Kelud. Kemudian pihaknya juga akan melakukan pembenahan di titik evakuasi yang mengalami kerusakan dan penyempitan.

    “Pemkab juga telah menentukan mana-mana saja jalur evakuasi yang cepat untuk dilalui warga jika Gunung Kelud kembali meletus,”tuturnya.

    Kemudian untuk memberikan simulasi kebencanaan dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana, Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri membentuk tim desa tangguh bencana (destana) bagaian dari langkah-langkah antisipasi.

    “Dari 20 desa di lereng Gunung Kelud telah terlatih bagaimana mitigasi dan evakuasi bencana,” ucap Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi.

    Baca juga :  Tujuh Langkah Strategis Bupati Kediri Tangani Kasus PMK

    Menanggapi hoaks dan isu yang berkembang mengenai aktivitas Gunung Kelud yang meletus 8 tahun sekali, Slamet menegaskan bahwa hal tersebut tidaklah benar. Imbuhnya. (abi)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan