Rabu, 22 September 2021
33 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanProyek Pembangunan Jaringan Pipa Milyaran Rupiah Banyak Dikeluhkan Warga

    Proyek Pembangunan Jaringan Pipa Milyaran Rupiah Banyak Dikeluhkan Warga

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Sejumlah warga yang dilalui proyek pembangunan pemasangan jaringan perpipaan di sekitar wilayah Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan ini banyak dikeluhkan warga.

    Proyek tanpa papan nama yang ddiduga bernilai milyaran rupiah dari dana APBN ini melintas di beberapa lahan warga dan bahu jalan di beberapa desa.

    Ada beberapa keluhan warga terkait proyek pemasangan perpipaan ini.Selain galian yang panjang juga bekas galian yang telah ditimbun kembali kurang rapi dan cenderung asal asalan.Selain timbunan menggunung juga debu yang berhamburan ketika ditiup angin yang menyebabkan rumah warga banyak yang kotor.”

    Sisa tanah galian dan debu bekas galian banyak berserakan dan mengotori rumah warga,” ungkap salah seorang warga Kepuhrejo yang enggan disebutkan namanya.

    Baca juga :  Kapolres Magetan Salurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung

    Menurut warga dari rambu rambu yang dipasang diduga proyek tesebut milik PDAM Lawu Tirta Magetan dan PUPR.” Banyak warga yang bingung ini proyek dari instansi mana karena tidak ada papan nama dan hanya terpasang beberapa rambu rambu berlogo kedua instansi,” ungkap warga kelurahan Takeran.

    “Masak proyek sebesar itu tanpa papan nama dan juga pengerjakan yang terkesan tidak rapi yang berimbas pada warga yang dilewati galian pemasangan pipa,’ ungkap warga di lokasi proyek.Tahunya kami itu adalah proyek pemasangan pipa milik PDAM.

    Mensikapi hal ini Direktur Utama PDAM Lawu Tirta M.Choirul Anam mengatakan jika proyek tersebut adalah proyek dari pusat yang bersumber dari dana APBN.

    Baca juga :  Kapolres Magetan Salurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung

    Menurutnya PDAM hanya sebagai penerima manfaat.” Nanti kalau sudah jadi diserahkan ke PDAM, jadi kami hanya sebagai penerima manfaat,” ungkap Anam saat dikonfirmasi.

    Lebih lanjut Anam menyampaikan terkait beberapa keluhan warga,sebenarnya keberadaan proyek ini sudah yang kami tahu proyek tersebut sudah di sosialisasikan dan melibatkan beberapa institusi setempat dan kapasitas PDAM sebagai undangan saja. Selama belum diserahkan dari Pemprov ke Pemda dan seterusny PDAM tidak punya kewenangan dalam pelaksanaan.

    Sementara itu dari sumber salah satu instansi di Magetan jika fungsi monitoring ada pada PDAM Lawu Tirta.Sementara itu rekanan yang melaksanakan pembangunan proyek tersebut ketika beberapa kali dihubungi baik lewat telpon dan aplikasi whatsapp tidak merespon sama sekali.

    Baca juga :  Kapolres Magetan Salurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung

    Warga yang terlewati proyek pembangunan tersebut berharap dan meminta agar pihak pihak terkait segera memberikan penjelasan sehingga jelas duduk persoalan dan jelas keberdaannya.(Rud).

    Reporter : Rudy
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan