Kamis, 2 Desember 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriGubernur Khofifah: Terimakasih Kepada Para Masyayikh, Pengasuh Ponpes dan Nakes 
    Sukseskan Vaksinasi Berbasis Ponpes

    Gubernur Khofifah: Terimakasih Kepada Para Masyayikh, Pengasuh Ponpes dan Nakes 

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Forkopimda Jatim yakni Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta terus memantau pelaksanaan vaksinasi berbasis pondok pesantren (ponpes) yang ada di Jawa Timur.

    Setelah sehari sebelumnya mendampingi Panglima TNI dan Kapolri meninjau pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Tebu Ireng Jombang, hari ini, Kamis (26/8), Gubernur Khofifah bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, meninjau pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Lirboyo Kota Kediri.

    Turut dalam peninjauan ini Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Timur Budi Hanoto, Plh. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Prov. Jatim dr. Kohar Hari Santoso, Direktur RSU Haji Surabaya dr. Herlin Ferliana, serta Kepala Bapenda Jatim Abimanyu Poncoatmodjo.

    Setibanya di Ponpes Lirboyo, Gubernur Khofifah disambut oleh para Pengasuh Ponpes yakni KH. Muhammad Anwar Manshur, KH. Abdullah Khafabihi Mahrus dan KH. An’im Falahuddin Mahrus. 

    Pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Lirboyo ini berlangsung selama dua hari yakni 25-26 Agustus 2021 dengan total sasaran sebanyak 5 ribu orang santri. Total santri di Ponpes ini sendiri sebanyak 36 ribu orang, dan yang sudah mengikuti vaksinasi sebanyak 12 ribu orang.

    Saat melakukan peninjauan proses vaksinasi, Gubernur Khofifah menyapa langsung para santri yang sedang menunggu giliran divaksin. “Gimana, grogi  ga mau divaksin?,” tanya Gubernur Khofifah. Yang kemudian dijawab salah satu santri, “Gak bu, tapi panik,” kata santri yang langsung disambut gelak tawa teman-temannya.

    Gubernur Khofifah pun memberikan semangat sekaligus memberikan apresiasi atas antusiasme para santri yang bersedia mengikuti vaksinasi. Dirinya pun berpesan agar tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun telah divaksin, serta meminta para santri mengajak keluarganya untuk bersedia divaksin.

    “Setelah ini jangan lupa tetap pakai masker dan patuhi protokol kesehatan meskipun sudah divaksin. Jangan lupa juga orangtua dan keluarganya diajak ikut vaksin juga ya,” pesan Khofifah.

    Usai berkeliling, orang nomor satu di Jatim ini mengatakan bahwa proses akselerasi vaksinasi berbasis pondok pesantren di Jatim terus dilakukan. Dimana sampai saat ini telah dilakukan vaksinasi di 110 ponpes yang tersebar di seluruh wilayah Jatim.

    Sementara itu, Pengasuh Ponpes Lirboyo KH. Abdullah Khafabihi Mahrus menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemerintah bagi Pesantren Lirboyo. Terutama dalam proses vaksinasi ini.

    “Alhmadulillah Lirboyo aman, karena disamping proses vaksin, para santri juga istighosah tiap malam karena kami menyadari yang bisa menghilangkan virus covid adalah Allah SWT,” katanya.(*)

    Reporter : Arya Budi
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan