Minggu, 17 Oktober 2021
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoSudah Melandai, PMI Kota Mojokerto Tetap Spraying

    Sudah Melandai, PMI Kota Mojokerto Tetap Spraying

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) Dalam sehari minimal tiga titik penyemprotan terutama pada perkampungan yang sulit dilalui kendaraan besar. Ini sesuai permintaan masyarakat. Sedangkan untuk ruas jalan Protokol dilakuka dengan Gunner bantuan PMI Provinsi Jawa Timur.

    Satu unit Gunner ini bantuan dari PMI Provinsi. Penyemprotan dilakukan dua hari, Jumat dan Sabtu. Untuk Gunner dirasa sudah cukup karena wilayah kami tidak seluas kabupaten. Ungkap Dimas, Humas PMI Kota Mojokerto disela sela rehat saat penyemprotan, Jumat (6/8/2021).

    Wartawan PMIJawaTimur.com & Majalah Gelora sempat mengikuti perjalanan penyemprotan disinfektan disudut sudut kota. Pemilihan titik penyemprotan sesuai skala prioritas yang dianggap memiliki kerawanan melauasya Covid-19.

    Spraying tersebut ternyata mendapat sambutan hangat dari masyarakat kota Mojokerto. Di Desa Pulorejo misalnya masyarakat malah memberikan aplaus dengan melambaikan tangan dan dua jempol sebagai tanda terimasih kepada PMI Kota Mojokerto.

    Baca juga :  Ning Ita Ciptakan Produk Sepatu Bagi Wirausaha Baru

    Penyemprotan dengan mengguakan Gunner untuk kali kedua. Pertama pada pertengahan tahun 2020, tepatnya bulan Agustus dan hari ini. Namun untuk spraying panggul setiap hari minimal 2 sampai 3 titik.

    Puncak layanan terjadi dimana saat itu dalam sehari melayani 20 pasien meninggal akibat Covid. Setelah itu terus melandai.

    PMI Kota Mojokerto dua kali menerima bantuan PMI Provinsi. Selain disinfektan juga alat semprot panggul. “Dulu kami dapat bantuan 20 dos wipol, tapi sekarang sudah menipis dan hanya tersisa satu dos,”

    Penyemprotan hari ini kata Dimas, fokus di jalan protokol . Sedangkan untuk penyemprotan fasilitas umum dilakuka pada malam hari. Ini semata mata agar masyarakat tidak terganggu. Sementra untuk Ambulance yang semula peruntukannya lebih kepada layanan laka lantas, dialihkan ke pasien Covid-19.

    Baca juga :  Pemkab Mojokerto Raih Anugerah APE Madya

    Beberapa titik zona merah diantaranya di Kec. Magersari dan Kecamatan yang berdekatan. Indikatornya adalah angka pasien Covid dan kematian akibat Covid-19. (*)

    Reporter : Gatot Sugianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan