Sabtu, 31 Juli 2021
34 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoKapolda & Pangdam V Brawijaya Tinjau Vaksinasi Massal di Mojokerto

    Kapolda & Pangdam V Brawijaya Tinjau Vaksinasi Massal di Mojokerto

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di halaman Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada nomor 99, Kecamatan Mojosari, Senin (28-06-2021).

    Kedatangan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto didampingi Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati melihat secara dekat proses vaksinasi massal tersebut.

    Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal ini, sesuai dengan arahan Presiden target 1 juta vaksin untuk seluruh Indonesia. Sementara Jawa Timur mendapatkan target 117 ribu dosis vaksin dari pemerintah pusat telah didistribusikan ke seluruh Polres jajaran.

    Baca juga :  Ketua DPD RI Minta Pasien Covid-19 yang Depresi Dihadapi dengan Simpatik

    “TNI Polri bersama pemerintah daerah terus mendukung program nasional Serbuan Vaksinasi. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat proses vaksinasi kepada masyarakat. Dengan percepatan pelaksanaan vaksinasi bisa segera mewujudkan kekebalan komunitas (heard immunity)” harap Nico

    Masih kata Kapolda , untuk itu kami mohon masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi agar datang membawa identitas. Harapan kami seluruh jajaran agar segera bersinergi didalam melaksanakan perintah pimpinan.

    Pelaksanaan vaksinasi di Polres Mojokerto sebelumnya menargetkan 750 vaksin. Namun, dalam pelaksanaannya antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksin cukup tinggi, sehingga vaksin akan ditambah sebanyak 150.

    Capaian vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur sendiri sudah menembus 73 persen. Dari 9.164.810 dosis vaksin yang diterima, 6.645.051 dosis telah disuntikkan ke warga Jatim. Meliputi SDM Kesehatan, petugas pelayanan publik, TNI-Polri dan lansia.

    Baca juga :  Ketua DPD RI Minta Pasien Covid-19 yang Depresi Dihadapi dengan Simpatik

    “Kami mengalami kesulitan untuk lansia. Namun, dengan adanya Permenkes untuk lansia yang semula 60 tahun diubah menjadi 50 tahun ke atas sehingga kami akan mengubah target-targetnya. Harapannya target 100 persen segera tercapai,” tandasnya. (*)

    Reporter : Gatot Sugianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan