Rabu, 22 September 2021
33 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaMUI Jatim Mampu Jadi Frontliner Industri Halal Food di Indonesia

    MUI Jatim Mampu Jadi Frontliner Industri Halal Food di Indonesia

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Majalis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mampu menjadi frontliner Industri halal food di Indonesia.

    Ini dikemukakan Khofifah saat menghadiri Pengukuhan dan Ta’aruf Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur beserta Perangkat Organisasi Masa Khidmat 2020-2025 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (16/2) malam.

    Dalam pengukuhan KH. M. Hasan Mutawakkil Alallah sebagai ketua, dihadiri Ketua MUI Pusat KH. Miftachul Akhyar, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono.

    Sedang  Gubernur Khofifah menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Provinsi Jawa Timur, serta Wagub Emil Elestianto Dardak sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Provinsi Jatim bersama KH. Ali Masyhuri, KH Abdusshomad Buchori, H. Saifullah Yusuf, KH. Marzuki Mustamar, KH. Sa’ad Ibrahim.

    Baca juga :  Ketua PMI Jatim H. Imam Utomo S, Permintaan Plasma Konvalesen Nol Persen

    Umat Islam di dunia mencapai 1,9 Milyar atau setara 24 persen. Namun Indonesia yang memiliki umat Islam terbesar di dunia ini merupakan importir terbesar halal food. Selain itu, Indonesia saat ini juga belum masuk 10 besar dunia untuk halal food.

    Untuk itu, lanjut Khofifah, pembangunan sentra-sentra industri makanan halal di setiap kabupaten/kota di Jatim bisa menjadi salah satu program strategis MUI Jatim Masa Khidmat 2020-2025. Dalam hal ini, MUI Jatim bisa saling bersinergi dan nyekrup dengan Pemprov Jatim dalam banyak format. (fir/min)

    Reporter : Amin Istighfarin
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan