Senin, 22 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    Jawa TimurProbolinggoGubernur Pantau Sensus Penduduk di Probolinggo

    Gubernur Pantau Sensus Penduduk di Probolinggo

    PROBOLINGGO (WartaTransparansi.com) – Dalam rangka memastikan sensus penduduk berjalan baik dan lancar di Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memantau dari dekat pelaksanaan sensus penduduk secara offline di Kota Probolinggo dan Pasuruan, Senin (28/9).

    Khofifah menjelaska data penduduk setiap 10 tahun sekali selalu diperbahuri. Sehingga, data tersebut menjadi data yang dinamik. Yakni, ketika dilakukan awal sensus penduduk memiliki 2 anak, tapi setelah 5 tahun anak bertambah menjadi 3. Begitu juga dengan kepemilikan harta baik bergerak maupun tidak bergerak serta mobilitas penduduk. Data seperti itu yang harus diupdate.

    “Hal semacam itu adalah dinamika yang harus segera dilakukan update oleh kita. Dengan akan berakhirnya sensus penduduk secara offline pada bulan September, keikutsertaan masyarakat dalam memberikan data terbaru harus dimaksimalkan,” ujar Gubernur Khofifah usai Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Baru dan Gedung Polsek Kanigaran, Kota Probolinggo.

    Menurut Gubernur Khofifah, Sensus Penduduk Indonesia 2020 sendiri merupakan pendataan penduduk yang mencakup jumlah penduduk, etnis, agama, pekerjaan, perekonomian, dan lain-lain. Oleh sebab itu, keikutsertaan masyarakat dalam mengisi data sensus penduduk menjadi bagian penting dari kerja pemerintah dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

    Gubernur Khofifah mengatakan, dengan adanya bantuan data penduduk yang terupdate, maka presisi sebuah perencanaan yang dilakukan akan lebih akurat. Data sensus penduduk yang terupdate menjadi referensi dari seluruh perencanaan pembangunan mulai nasional, regional, provinsi, kabupaten/kota sampai tingkat desa dan kelurahan. (hen)

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan