Kamis, 29 Februari 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanKades Ngiliran Klarifikasi Masalah BPNT Sudah Terselesaikan

    Kades Ngiliran Klarifikasi Masalah BPNT Sudah Terselesaikan

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) –Permasalahan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di desa Ngiliran Kecamatan Panekan yang sempat diprotes warga akhirnya dapat diselesaikan. Hal ini setelah dilakukan peetemuan antara pihak warga penerima bantuan bersama Kepala Desa di balai desa Ngiliran.

    Kepala Dinas Sosial Magetan Yayuk Sri Rahayu mengatakan permasalahan di Ngiliran perlu pemahaman tertakait penyaluran Program BPNT. “Penyaluran tidak harus sekali selesai tapi bisa beberapa kali,” ujar Yayuk.

    Lebih lanjut dijelaskan yang penting dalam penyaluran tidak melanggar Pedoman Umum penyaluran BPNT yang dikeluarkan Kemensos.
    Kepala Desa Ngiliran Karmo membenarkan jika permasalahan BPNT di desanya sudah diselesaikan lewat musyawarah.

    “Sudah kami selesaikan lewat musyawarah di balai desa,” kata Karmo. Dijelaskan dari hasil pertemuan antara perwakilan warga dengan kepala desa disepakati jika mekanisme penyaluran BPNT akan dikembalikan seperti semula lagi.

    Baca juga :  Hadiri Sertijab Komandan Secata Rindam V/Brw Ketua DPRD Magetan : ” Semoga Tercipta Sinergitas Yang Baik

    Menurut Karmo sebenarnya tujuannya baik dirinya membuat sistem penyaluran BPNT yang tidak sekali belanja tetapi sambil memperdayakan masyarakat dan meningkatkan ekonomi warganya.

    Karmo mempunyai keinginan memperdayakan semua potensi yang ada di desanya.termasuk pasar yang ada di Ngiliran yang kini mulai berjalan buka 24 jam.”Kegiatan di pasar juga sudah mulai berjalan,” ujar Karmo.

    Produk produk hasil bumi dan juga peternakan yang ada di Ngiliran diberdayakan dengan dijual kembali baik lewat BPNT maupun program lain,sedang pelaku usaha juga warga Desa Ngiliran penjual penjual sayur keliling/etek yang dijual keluar desa.

    Sebenarnya dengan potensi seperti ini diharapkan Desa akan semakin maju dan berkembang pesar tingkat ekonomi masyarakat juga semakin meningkat,ada kesinambungan antar warga yang saling menguntungkan.

    Baca juga :  Eko Muryanto Calon Kuat Komisaris Utama PT BPRS Magetan ( Perseroda)

    Namun ada pihak pihak lain yang melihatnya sebagai sebuah kebijakan yang salah hingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat terutama penerima manfaat bantuan.Karena disatu sisi ada warga yang setuju dengan langkah Kepala Desa tetapi di sisi lain ada warga yang kurang setuju bahkan menolaknya.

    Menurut Karmo tujuan utamanya adalah memberikan manfaat saling menguntungkan sesama warga,dan juga tetap menjaga kondusifitas desa. “Intinya saya berharap warga Ngiliran jangan sampai terkotak kotak dengan permasalahan ini,”tegas Karmo.

    Sudah diselesaikan secara musyawarah tidak ada permasalahan,dan sebagai Kepala desa Karmo berusaha mengakomodir semua kepentingan warganya sehingga tidak ada timbul masalah dan kesalahpahaman.Ke depan akan di pikirkan lagi agar tidak terjadi masalah lagi dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang target diinginkan bisa memperdayakan segenap masyarkat dan peningkatan taraf hidup dengan kondisi desa tetap kondusif.(rud/sal)

    Reporter : Rudi/Faisal

    Sumber : WartaTransparansi

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan