Rabu, 28 Februari 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanPenyaluran BPNT Desa Ngiliran Panekan Tuai Protes Warga

    Penyaluran BPNT Desa Ngiliran Panekan Tuai Protes Warga

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) –  Penyaluran  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Ngiliran Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan menuai protes dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

    Protes warga tersebut dipicu pada penyaluran pada bulan Agustus 2020 tidak seperti bulan bulan sebelumnya Sebelumnya penyalurannya langsung dibetikan kepada KPM di E warung desa setempat komoditas yang dipilih warga senilai 200 ribu.

    Akan tetapi pada bulan Agustus penyaluran tidak langsung diberikan tetapi sebagian komoditas sudah diberikan dan sebagian belum diberikan sampai saat ini.

    Salah satu warga Desa Ngiliran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang enggan disebutkan namanya.(nama ada pada Red) membenarkan adanya penyaluran BPNT yang tidak seperti biasanya.

    Baca juga :  Empat Desa Di Lembeyan Keluhkan Aliran Sungai Tersumbat Akibat Pembuangan Limbah Perusahaan Cucian Pasir

    Dalam penyaluran bulan Agustus ini warga tidak langsung menerima komoditi yang langsung diterima senilai 200 ribu,tetapi ada sebagian yang sudah diberikan dan sebagian akan diberikan minggu depan ini.

    “Ada komoditas tempe,dan sayur senilai 10 ribu dianter ke rumah oleh penjual keliling,” ujarnya.Dijelaskan lebih lanjut sampai hari ini masih ada komoditas yang belum diberikan kepada warga.

    Jika ditotal masih senilai 96 ribu rupiah.Anehnya lagi kartu ATM yang digunakan pembayaran oleh warga sudah diminta oleh koordinator kelompok Minggu lalu dan sampai sekarang ATM belum dikembalikan lagi.

    Mensikapi hal ini warga sudah menanyakan ke E – Warung penyalur BPNT tetapi tidak ada jawaban.Bahkan beberapa hari lalu sekitar 8 orang perwakilan warga mendatangi rumah Kepala Desa Ngiliran mempertanyakan perihal penyaluran BPNT yang seperti diangsur dalam pemberiannya.

    Baca juga :  Jalur Tujuan Wisata Telaga Sarangan Tersendat, Ada Mobil Tertimpa Pohon Ambruk

    “Kemarin Sore sekitar 30 warga perwakilan 3 dusun mendatangi balai desa “ungkapnya.

    Dijelaskan dalam pertemuan tersebut warga minta penyaluran BPNT dikembalikan seperti dulu lagi,sehingga tidak menimbulkan masalah.Menurutnya protes dan permintaan warga disanggupi Kepala Desa dan sisa bulan Agustus yang belum tersalur akan diberikan paling lambat minggu depan.

    Mensikapi permasalahan ini Ketua DPC Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) NASIONAL Kabupaten Magetan Maksum Bukhori mengatakan lembaganya hadir di Desa Ngiliran untuk mendampingi warga dalam memperoleh haknya dalam penyaluran BPNT.

    Selain itu JPKP Nasional juga memastikan jika penyaluran BPNT sudah sesuai aturan dan jika ada yang tidak tepat akan meluruskan sehingga penyaluran benar benar tepat sasaran.”adanya keluharan warga maka JPKP N hadir di sini,”kata Maksum Bukhori.

    Baca juga :  Hadiri Sertijab Komandan Secata Rindam V/Brw Ketua DPRD Magetan : ” Semoga Tercipta Sinergitas Yang Baik

    Lebih lanjut Maksum Bukhori mengatakan lembaganya hadir untuk menerima aduan masyarakat terkait pelayanan pada program program pemerintah. keberadaan JPKP N untuk mengawal dan memastikan semua program Pemerintah RI tepat sasaran pada masyarakat yang berhak menerima manfaat

    Selain itu JPKP N juga menerima dan menampung segala aduan dan keluhan masyarakat terkait program pemerintah seperti BPNT.”Jangan sampai kejadian di Ngiliran terulang lagi ” tegas Maksum Bukhori.(rud/sal).

    Reporter : Rudy/Faisal

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan