Aparat Penegak Hukum Soroti Molornya Pembangunan Stadion Yosonegoro Magetan

2
SUWOTO,Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.
SUWOTO,Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.
MAGETAN – Proyek pembangunan Stadion Yosonegoro Magetan senilai 1,8 M yang pengerjaannya molor sampai hari ini Rabu (15/01) belum juga selesai. Padahal proyek tersebut masuk tahun anggaran 2019.

Dari awal lelang lelangnya mengalami gagal lelang berkali kali dan baru dapat pemenang pada tahun 2019 yang dimenangkan CV Fajar Indah.

Keterlambatan proyek GOR Yosonegoro ini diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Magetan Suwoto.

Menurutnya proyek tersebut harus sudah selesai pada tanggal 26 Desember 2019 lalu Tetapi kenyataannya sampai hari ini belum selesai juga.

Dijelaskan Suwoto sejak awal kontraktor pelaksana sudah diingatkan untuk dikerjakan sesuai specknya dan bisa diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak pekerjaannya.

Akibat keterlamabatan ini pihak rekanan kontraktor pelaksana per 27 Desember 2019 sudah dikenai denda satu perseribu mil kali nilai kontrak atau sekitar 1,8 juta per hari denda yang dikenakan.

“Kita sudah kenai denda per 27 desember lalu,”ujar Suwoto.Lebih lanjut Suwoto mengatakan jika sesuai aturan akibat keterlambatan waktu pengerjaan sudah diperpanjang selama 50 hari ke depan dari akhir masa kontrak.

Keterlambatan pengerjaan Stadion Yosonegoro telah menjadi sorotan publik bahkan aparar penegak hukum pun juga sudah mulai turun.

Ada dugaan proyek tersebut terjadi pinjam bendera atau CV pemenang tidak mengerjakan tetapi dikerjakan pihak lainHal ini dibenarkan oleh Suwoto.

Menurutnya pihaknya sudah dimintai keterangan baik dari Kejaksaan Negeri Magetan maupun Pihak Kepolisian.

“Iya benar kami sudah dimintai keterangan dari aparat penegak hukum terkait proyek GOR,”ujar Suwoto.

Dijelaskan Suwoto jika Bupati Magetan pun sampai turun tangan dan menghubungi kontraktor pelaksana untuk segera menyelesaiakan tanggung jawab pengerjaannya.Terkait isu adanya pinjam bendera pihak Dinas Pendidikan pemuda dan Olah raga tidak mau tau dan tetap menuntut sesuai administrasi CV Fajar Indah sebagai pemenang Lelang untuk menyelesaikan pekerjaannya.

“Kami tuntut pertanggungjawaban dari CV Fajar Indah sebagai pemenang lelang,”tegas Suwoto.

Kini pihaknya selalu memonitoring progres dari pembangunan Stadion dan berharap bisa selesai sebelum masa perpanjangan pengerjaan habis Karena jika sampai masa perpanjangan belum juga selesai kontraktor akan diblack list dan diputus kontraknya.(rud/sal)