Ujian Nasional SMP/MTs di Surabaya Dimulai 25 Maret

* Peserta UNBK-USBN  Capai 40.947 Siswa  

Ujian Nasional SMP/MTs di Surabaya Dimulai 25 Maret

Dengan adanya Helpdesk, lanjut Ikhsan, jika ada kendala di sekolah A dan tidak teratasi, maka dalam waktu cepat, sekolah terdekat bisa membantu menangani. Percepatan penanganan masalah ini, diharapkan membuat siswa, pengawas, teknisi, maupun proktor tidak panik saat menemui kendala ketika ujian berlangsung. “Semua bisa saling memantau dan membantu,” imbuhnya.

Terkait jaringan internet dan listrik, Ikhsan mengaku sudah melakukan koordinasi dengan provider dan PLN. Koordinasi ini selalu dilakukan tiap tahun. Harapannya, tidak terjadi gangguan internet dan pemadaman listrik saat ujian berlangsung. Dengan demikian, pelaksanaan ujian ini menjadi lancar. “Beberapa tahun ini sepenuhnya dibantu oleh PLN di tiga wilayah, dan kami meminta bantuan ke provider,” ujarnya.

Ikhsan menyatakan, untuk jaringan, dalam beberapa bulan ini sudah diuji coba melalui aplikasi tryout online milik Dispendik Surabaya yang bisa diakses siswa. Aplikasi ini dapat digunakan melalui smartphone, tablet, maupun komputer. Bukan hanya itu, komputer beberapa sekolah juga sudah dipakai untuk USBN pendidikan kesetaraan dan pelaksanaan ujian berjalan lancar semua.

“Sarana dan prasarana sudah diuji coba, baik komputer maupun jaringan. Sarpras inilah yang nantinya digunakan juga untuk USBN dan UNBK jenjang SMP/MTs. Harapannya, semua sesi ujian dapat berjalan lancar tanpa kendala sama sekali,” pungkasnya. (wt)