Sabtu, 13 April 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriSuarakan Harga Diri, Ratusan Ojol Gelar Aksi Damai

    Suarakan Harga Diri, Ratusan Ojol Gelar Aksi Damai

    KEDIRI – Merasa namanya dihina oleh salah satu Calon Presiden, nomor urut 2 yang juga peserta Pilpres 2019, Sabtu (24/11/2018), ratusan Ojek On Line ( Ojol) Kediri, menggelar aksi yang dipusatkan di bundaran Sekartaji, Kecamatan Mojoroto,Kota Kediri.

    Saat melakukan orasi, ratusan komunitas Ojol meneriakan agar Prabowo Subianto meminta maaf para mereka, akan perkataanya yang menghina para Ojol.

    Dan, sembari membentangkan spanduk dan poster, aksi yang dilakukan komunitas ojol mendapat perhatian dari para pengguna jalan yang melintas dilokasi.

    ” Jangan Hina Kami para Ojol.Kami mencari rizki dengan pekerjaan ini secara halal.Untuk itu, Prabowo Subianto harus meminta maaf akan perkataanya yang terkesan menghina Kami” ungkap para Ojol, saat menyuarakan aksinya.

    Baca juga :  Momentum Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Bupati Kediri Tunaikan Sholat ied Bersama Masyarakat

    Ratusan Ojol yang tergabung dalam Komunitas Ojol Kediri, saat menggelar aksi di Bundaran Sekartaji, Kota Kediri
    Ratusan Ojol yang tergabung dalam Komunitas Ojol Kediri, saat menggelar aksi di Bundaran Sekartaji, Kota Kediri

    Keterangan Muslich, Koordinator aksi Ojol Kediri, secara garis besarnya aksi yang dilakukan rekan seprofesinya hanya menginginkan permintaan maaf Prabowo terhadap para Ojol akan perkataanya.

    ” Kami nilai, perkataan Pak Prabowo di Medsos yang tentang lulusan SMA hanya menjadi tukang ojek dinilai kurang manusiawi.Menurut kami, pekerjaan ini halal dan beribawa ” katanya kepada Awak Media.

    Bahkan, Muslich juga menjabarkan, bahwa gaji dari Ojol melebihi karyawan swasta. Dan kondisi ini menandakan, bahwa pekerjaan tukang ojek mulia dan sejahtera.

    ” Penghasilan kami, minimal mencapai Rp 150 ribu, tiap harinya.
    Coba, kalau dikalikan 30 hari dalam satu bulan.Berapa hasil yang sudah kami dapat ” imbunya.

    Baca juga :  Pemkab Kediri Kolaborasi dengan Polres Pasang ATCS Pantau Kemacetan Arus Mudik Lebaran

    Untuk itu, Muslich dan komunitas Ojol se Nusantara yan juga melakukan aksi yang sama, meminta Prabowo meminta maaf akan perkataanya.

    ” Intinya permintaan maaf dari Prabowo kepada Kami melalui Media.Ini yang diinginkan dari kami, Komunitas Ojol ” pungkasnya.

    Sementara, dalam aksi yang dilakukan Komunitas Ojol, mendapatkan pengawalan yang ketat dari petugas Polresta Kediri, hingga situasi berjalan aman dan kondusif.(bud)

    Reporter : Arya Budi

    Editor : Nakula

    Redaktur : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan