Didukung Walikota dan KONI, IMI Surabaya Masifkan Open Call Atlet Balap Motor

Didukung Walikota dan KONI, IMI Surabaya Masifkan Open Call Atlet Balap Motor
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya, Samsurin

SURABAYA, Wartatransparansi.com – Panitia Open Call seleksi atlet balap motor terus mengintensifkan persiapan dengan menggelar rapat secara marathon. Pada pertemuan terbaru, fokus pembahasan diarahkan pada pemaksimalan strategi promosi kegiatan yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Januari hingga Februari 2026.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya, Samsurin, mengatakan masifnya promosi dilakukan sebagai tindak lanjut atas dukungan penuh Wali Kota dan KONI Kota Surabaya, Dukungan tersebut menjadi landasan kuat bagi IMI Surabaya untuk menyukseskan program penjaringan atlet balap motor secara terbuka.

“Pada prinsipnya, promosi kami maksimalkan setelah gagasan seleksi ini mendapat respons positif dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi serta Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom,” ujar Samsurin, Minggu (11/1/2026).

Promosi Open Call seleksi atlet balap motor ini dilakukan melalui berbagai media, di antaranya pemasangan umbul-umbul dan spanduk di puluhan titik strategis di seluruh penjuru Kota Surabaya, serta vertical banner di sejumlah lokasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Menurut Samsurin, masifnya promosi bertujuan agar masyarakat memahami esensi kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Open Call ini bukan ajang lomba balap motor, melainkan proses seleksi atlet balap motor yang terstruktur dan berorientasi pembinaan.

“Kami ingin masyarakat Surabaya paham tujuan kegiatan ini. Terutama para pegiat dan pecinta otomotif, agar tahu ke mana harus menyalurkan bakat balap motor mereka secara benar dan aman,” jelasnya.

Samsurin menambahkan, atlet yang lolos seleksi akan diproyeksikan menjadi sparing partner pembalap yang telah terdaftar sebagai atlet Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) Surabaya. Sementara itu, peserta yang belum lolos seleksi tetap akan diakomodasi dengan dimasukkan ke dalam database IMI Surabaya sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang.

“Dalam rangkaian Open Call ini ada tahapan tes hingga sekolah balap. Yang belum lolos tidak perlu berkecil hati, karena tetap kami data untuk pembinaan selanjutnya,” katanya.

Lebih lanjut, Samsurin menegaskan bahwa gagasan kegiatan ini berangkat dari keresahan Pemerintah Kota Surabaya terhadap maraknya balap liar. Melalui Open Call seleksi atlet balap motor, IMI Surabaya berharap para pelaku balap, khususnya di dunia herex, dapat menyalurkan bakatnya melalui jalur yang positif dan berprestasi.

“Sejalan dengan arahan Wali Kota Surabaya dan harapan KONI, IMI ingin berkontribusi nyata mewujudkan Surabaya sebagai kota balap yang positif dan berprestasi,” pungkas Samsurin.

Meski membutuhkan dukungan biaya yang cukup besar dan keterlibatan banyak pihak, Samsurin optimistis kegiatan ini dapat berjalan sukses dengan kolaborasi pemerintah, swasta, serta komunitas balap motor di Surabaya. (zal/min)

Penulis: Fahrizal Arnas