MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Pimpinan wilayah Perum BULOG Jawa Timur turun langsung ke lapangan saat penyaluran bantuan pangan (beras dan minyak goreng) di Mojokerto. Langkah ini menunjukkan keseriusan BULOG agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dengan tepat sasaran.
Pantauan di lokasi penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng di Kabupaten Mojokerto diawali di Balai Desa Ngastemi, Kecamatan Bangsal. Sedangkan di wilayah kota Mojokerto didistribusikan di sejumlah kantor kelurahan.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, menyampaikan bahwa program ini merupakan kebijakan pemerintah pusat di era Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan gejolak harga bahan pokok.
Dijelaskan di wilayah Kota Mojokerto BULOG Jatim meninjau di sejumlah titik distribusi di beberapa kelurahan, untuk memastikan beras yang dibagikan dalam kondisi baik dan layak konsumsi, serta proses penyaluran berlangsung tertib dan lancar.
Selain itu, ia juga berdialog dengan petugas lapangan dan warga penerima untuk menyerap masukan serta memastikan pelayanan berjalan maksimal.
“Monitoring ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab kami agar bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”jelas Husin, saat dikonfirmasi Jum at (3/4/2026).
Menurut Husin, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di tiap wilayah guna menghindari penumpukan antrean serta menjaga kenyamanan warga. Sinergi antara BULOG, pemerintah daerah, dan aparat setempat menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan ini.
“Melalui Badan Pangan Nasional, pemerintah menugaskan Bulog untuk menyalurkan bantuan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan membantu masyarakat,”jelas Husin.
Ditambahkan bahwa bantuan tersebut tidak hanya untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah, tetapi juga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama beras dan minyak goreng yang mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.





