BANGKALAN, WartaTransparansi.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan, Minggu (1/2), untuk memastikan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di salah satu rumah sakit rujukan terbesar di Pulau Madura.
Dalam kunjungan tersebut, Khofifah mengapresiasi manajemen RSUD Syamrabu yang dinilai berhasil melakukan terobosan signifikan, baik dari sisi inovasi teknologi pelayanan medis maupun tata kelola keuangan rumah sakit daerah.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan RSUD Syamrabu mencatatkan kondisi surplus dalam kerja sama pembiayaan dengan BPJS Kesehatan. Menurut Khofifah, capaian ini menunjukkan efisiensi pengelolaan anggaran dan manajemen operasional yang sangat baik di tengah tantangan pembiayaan kesehatan nasional.
“Informasi bahwa RSUD Syamrabu bisa surplus lewat BPJS tentu menjadi kabar baik. Ini menunjukkan kemampuan pengelolaan anggaran yang kreatif dan bertanggung jawab,” ujar Khofifah.
Selain aspek keuangan, Gubernur Khofifah juga meninjau langsung penerapan teknologi Farmasi Robotik berbasis sistem CONSIS yang digunakan untuk penyimpanan dan pendistribusian obat secara otomatis dan terintegrasi. Teknologi ini dinilai mampu mempercepat pelayanan farmasi sekaligus meminimalkan risiko kesalahan dalam pengambilan dan peracikan obat.
“Proses pengambilan obat sangat cepat, dari resep hingga diterima pasien hanya dalam hitungan detik. Ini sangat maju dan berdampak langsung pada pengurangan antrean,” katanya.
Khofifah berharap inovasi yang diterapkan RSUD Syamrabu dapat menjadi contoh bagi RSUD lain di Jawa Timur untuk terus berinvestasi pada teknologi kesehatan, tanpa mengabaikan orientasi utama pada kualitas pelayanan pasien. (zal/min)





