Surabaya Siaga Bencana, Wali Kota Pastikan Kesiapan Sarpras hingga Mitigasi Jalur Sesar

Surabaya Siaga Bencana, Wali Kota Pastikan Kesiapan Sarpras hingga Mitigasi Jalur Sesar
Menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan potensi bencana geologi, Pemkot Surabaya menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana 2026 di kawasan Kodaeral V, Pabean Cantikan pada Jumat (30/1/2026).

“Kami juga menyiagakan satu unit mobil pemadam hamsat, mobil pemadam sistem Dismounted Assured Positioning, Navigation, and Timing System (DAPS), hingga armada berkapasitas besar 5.000 liter. Seluruh personel dan armada saling terintegrasi dan terhubung dengan Command Center 112 dan Posko Terpadu siaga 24 jam,” terangnya.

Eri juga mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran TNI, khususnya Angkatan Laut, yang menyiagakan mobil medical check-up dan fasilitas kesehatan lengkap. Alat tersebut, akan melengkapi mobil PMK yang dilengkapi fitur hyperbaric untuk bantuan oksigen darurat yang disiagakan Pemkot Surabaya.

Terkait keberadaan sesar aktif di beberapa wilayah Kota Surabaya, Wali Kota Eri menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan jajaran terkait untuk kembali masif melakukan sosialisasi mitigasi ke tingkat perkampungan. Hal ini juga sebagai strategi Pemkot Surabaya agar edukasi mitigasi bencana sampai pada tingkat masyarakat di RT/RW.

“Kita sudah petakan. Perkampungan yang dilewati sesar sudah diberi sosialisasi, kalau ada gempa harus lari ke mana, pengamanannya seperti apa. Kami akan masifkan lagi agar kesiapsiagaan ini menjadi budaya masyarakat,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa apel yang dilaksanakan bersama Forkopimda akan melakukan beberapa skema kesiapsiagaan. Antara lain, memastikan kesiapan personel dan logistik dalam kondisi siap operasi, memperkuat koordinasi lintas sektor dalam sistem komando terpadu, mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat, meningkatkan edukasi dan partisipasi masyarakat secara luas, serta melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap sistem pelaksanaan tugas. (*)

Editor: Wetly