Dua Blunder Fatal Hentikan Rekor Bali United, Persik Kediri Menang 3-2 di Stadion Brawijaya

Dua Blunder Fatal Hentikan Rekor Bali United, Persik Kediri Menang 3-2 di Stadion Brawijaya
Suasana Stadion Brawijaya usai Persik Kediri menumbangkan Bali United dengan skor 3-2 pada pekan ke-19 Super League 2025/2026. (Foto: Moch Abi Madyan).

Setelah gol tersebut, Bali United mengubah skema permainan dengan menerapkan formasi tiga bek.

Johnny Jansen menambah daya gedor dengan memasukkan Rahmat Arjuna, Jen Ravens, Teppei Yachida, dan Diego Campos. Serangan Bali United semakin masif, namun rapatnya pertahanan Persik membuat skor tak berubah hingga peluit akhir dibunyikan, kemenangan berhasil oleh Persik Kediri.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tak menutupi kekecewaannya atas hasil pertandingan tersebut.

“Saya sangat kecewa dengan hasil ini. Kami bermain baik di babak pertama, 20 menit awal kami beri tekanan. Tapi, lawan mencetak dua gol karena kesalahan,” kata Johnny Jansen, dalam konferensi pers usai pertandingan antara Persik Kediri vs Bali United, Jumat 30 Januari 2026.

Jansen menilai timnya sebenarnya mampu mengontrol permainan, terutama di awal laga. Namun dua kesalahan elementer menjadi titik balik yang sulit diperbaiki.

“Babak kedua kami bangkit dan berusaha comeback. Tapi sayang tidak bisa menang,” imbuhnya.

Penyerang Bali United, Boris Kopitovic, juga mengungkapkan kekecewaannya.

“Di babak kedua kami berusaha untuk menyamakan kedudukan, tetapi tertinggal skor cukup jauh dan tidak sempat,” kata Kopitovic.

Di kubu tuan rumah, pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menyebut kemenangan ini sangat penting bagi mental tim.

“Pertama-tama, saya sangat senang dengan kemenangan ini. Senang untuk pemain, staf, dan suporter karena kami benar-benar membutuhkan kemenangan ini,” ujar Marcos.

Marcos mengakui Persik sempat berada di bawah tekanan pada fase awal laga sebelum melakukan penyesuaian taktik.

“Setelah kami mengubah formasi saat menguasai bola, tim mulai merasa lebih nyaman. Dari shal tersebut kami bisa mencetak tiga gol, dan itu cukup untuk mengamankan kemenangan hari ini,” jelasnya.

Ia juga menyoroti peran tiga gelandang Spanyol yang menjadi motor permainan Persik.

“Kami memainkan, Imanol Garcia, Adrian Luna dan Jon Toral karena kami tahu kualitas mereka. Mereka pemain yang cerdas, berpengalaman, dan tahu bagaimana cara menang. Mereka juga sangat cocok dengan strategi permainan yang saya inginkan,” ujar Marcos.

Adrian Luna pun mengakui kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi Persik Kediri.

“Seperti yang dikatakan pelatih, setelah dua kekalahan, kemenangan ini sangat penting. Kami punya beberapa momen bagus di pertandingan ini, dan yang terpenting adalah tim menang,” kata Luna.

Kemenangan dramatis di Brawijaya ini menjadi sinyal kebangkitan Persik Kediri, sementara Bali United harus segera berbenah agar tak kehilangan momentum di sisa kompetisi Super League 2025/2026.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan