Wali Kota Ajak Warga Perkuat Gotong Royong dan Lestarikan Budaya Lewat Tradisi Ruwah Deso

Wali Kota Ajak Warga Perkuat Gotong Royong dan Lestarikan Budaya Lewat Tradisi Ruwah Deso

Lebih lanjut, Ning Ita menekankan bahwa esensi Ruwah Deso terletak pada nilai kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Semangat urunan, saling berbagi, dan kebersamaan tanpa sekat sosial dinilainya sebagai kekuatan utama masyarakat.

“Kekompakan warga, saling membantu tanpa membedakan latar belakang, itulah modal sosial yang harus terus kita jaga dan rawat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga mengajak warga untuk bersyukur atas kondisi Kota Mojokerto yang relatif aman di tengah berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Ia berharap doa-doa yang dipanjatkan dalam tradisi Ruwah Deso dapat menjadi ikhtiar bersama agar Kota Mojokerto senantiasa dilindungi.

Mengakhiri sambutannya, Ning Ita menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, Forkopimcam, dan Forkopimda atas sinergi yang terus terjalin dalam menjaga stabilitas dan kebersamaan.

“Tanpa peran aktif masyarakat, pemerintahan tidak akan berjalan optimal. Sinergi inilah yang menguatkan langkah kita dalam membangun Kota Mojokerto yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (*)

Penulis: Gatot Sugianto