Selama momentum Libur Nataru 2026 ini, sejumlah destinasi wisata tercatat menjadi favorit pengunjung. Untuk wisatawan mancanegara, lima DTW teratas adalah Air Terjun Tumpak Sewu Semeru (Kabupaten Lumajang), Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang meliputi wilayah Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang, Teras Semeru (Kabupaten Lumajang), Taman Nasional Baluran (Kabupaten Situbondo), Florawisata San Terra (Kabupaten Malang).*
Sementara itu, destinasi favorit wisatawan nusantara didominasi objek wisata keluarga dan ikon daerah, yakni Kebun Binatang Surabaya, Telaga Sarangan (Kabupaten Magetan), Dewi Mejono / Gronjong Wariti (Kabupaten Kediri), Desa Wisata Sidomulyo (Kota Batu), dan Monumen SLG (Kabupaten Kediri).
Selain itu, kawasan wisata alam seperti Gunung Bromo, Ijen, serta berbagai pantai dan taman nasional tetap menjadi tujuan utama wisatawan selama libur panjang.
Gubernur Khofifah mengapresiasi kinerja para bupati dan wali kota di Jawa Timur yang terus melakukan penataan kawasan wisata sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman selama berlibur.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memperkuat promosi wisata, khususnya untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara. Jawa Timur, menurut Khofifah, memiliki kekayaan lanskap alam pegunungan yang tidak kalah dengan destinasi internasional.
“Gunung Bromo dan Ijen adalah dua pesona alam yang menjadi tujuan utama wisman maupun wisnus,” tegasnya.
Selain promosi destinasi, Pemprov Jatim juga akan terus bersinergi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) se-Jawa Timur untuk mengemas paket wisata yang terintegrasi.
“Kita akan terus mempromosikan berbagai destinasi wisata dan mengolaborasikannya dengan sektor perhotelan dan restoran yang tergabung dalam PHRI se-Jawa Timur,” pungkasnya. (eko/min)





