Jumat, 24 Mei 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriPenyelidikan Dugaan Kasus Korupsi PDAM Kota Kediri Jalan Ditempat, Kejaksaan : Jangan...

    Penyelidikan Dugaan Kasus Korupsi PDAM Kota Kediri Jalan Ditempat, Kejaksaan : Jangan Diberitakan Dulu

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Masih seputar kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Umum (PDAM) Kota Kediri. Dimana proses penanganan perkara yang ditenggarai ada kerugian keuangan negara yang nilai mencapai miliaran rupiah itu hingga kini masih dalam rangkain penyelidikan di Kejaksaan Negeri (kejari) Kota Kediri.

    Hanya saja, sejauh ini belum diketahui sejauh mana hasilnya, malahan belakangan ini pihak penyidik Korp Adhiyaksa itu enggan dikonfirmasi sejumlah awak media. Sehingga, muncul kesan ada yang ditutup-tutupi.

    Padahal sejumlah bukti dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan dan pemasangan jaringan pipa distribusi di PDAM perumda air minum tirta dhaha, disebut-sebut sudah di meja penyidik Kejaksaan Kota Kediri.

    Baca juga :  Pemerintah Kabupaten Kediri Siapkan Bekal Sambal Pecel untuk Jamaah Haji

    Bahkan, secara “diam-diam” beberapa oknum pejabat perusahan yang notabene milik pemerintah daerah Kota kediri itu pun sudah dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik korp adhiyaksa.

    Penyelidikan Dugaan Kasus Korupsi PDAM Kota Kediri Jalan Ditempat, Kejaksaan : Jangan Diberitakan Dulu

     

    ” Allhamdulilah kita sudah klarifikasi ke kejaksaan, sebetulnya kita tidak ada masalah apa-apa. Kita disana secara transparansi saja, insya Allah tidak ada masalah,” kata Direktur PDAM Kota Kediri, Yani Setiawan, Rabu (13/12/2023).

    Berdasar informasi dan data yang dihimpun menyebut ada sejumlah bukti terkait dugaan korupsi pada proyek pengadaan dan pemasangan jaringan pipa distribus di PDAM Kota Kediri yang sudah diserahkan kepada penyidik Kejari Kota Kediri, diantaranya dokumen berupa laporan tahunan PDAM Kota Kediri tahun 2021, rencana anggaran biaya (RAB) dan foto pada saat proses pelaksanaan di lapangan yang diduga kuat tidak sesuai volume.

    Baca juga :  Wow..! Panitia PTSL Mendapat Honor Rp. 2,5 Juta Perbulan Plus Mamin dan Uang Lembur

    Sementara itu, salah satu Jaksa fungsional Kejari Kota Kediri, Novan Sofyan saat ditemui dan dikonfirmasi terkait sejauh mana penanganan dugaan kasus korupsi di PDAM Kota Kediri, pihaknya justru meminta agar penanganan dugaan kasus korupsi di perusahaan milik plat merah itu untuk tidak dijadikan bahan pemberitaan dahulu. Alasanya, saat ini masih dalam proses pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

    “ Terkait pemangilan oknum PDAM saya belum bisa jawab. Tapi yang jelas masih pengumpulan data, mohon sabar dulu. Dan, obrolan ini jangan dijadikan berita ya mas karena kami sedang masih menyiapkan tim,” ujarnya, Rabu (27/12/2023).

    Sekadar diketahui, mencuapnya dugaan korupsi di PDAM Kota Kediri, berawal dari aduan

    Baca juga :  Lindungi Hak Tanah, Bupati Kediri Ingatkan Warga agar Sertifikat Tanah Tidak Boleh Dijadikan Agunan ke Rentenir

    salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat, sekitar pada 11 Oktober 2023. Dalam laporannya, LSM itu menyebut ada proyek pengadaan dan pemasangan jaringan pipa distribusi di PDAM perumda air minum tirta dhaha, yang dilaksanakan pada tahun 2021 dengan anggaran sekitar 2 miliar lebih. Akan tetapi, pelaksanaanya proyek tersebut diduga dikerjakan ajal jadi dan tidak sesuai volume di RAB. (*)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan