“Sejak awal sudah kita sampaikan bahwa hanya peraih medali emas dan perak di babak kualifikasi PON XXI yang masuk Puslatda dan nanti berangkat ke Aceh dan Sumut. Artinya hanya atlet yang berpeluang meraih medali saja yang berangkat PON. Namun nanti kita tinjau lagi, kalau memang mereka ada peluang untuk bersaing bisa dipertimbangkan untuk berangkat. Yang jelas Kami ingin nantinya di PON XXI Aceh-Sumut ini, kontingen Jatim benar-benar efektif dan efisien,” tambah Ibag.
Berdasarkan evaluasi hasil babak kualifikasi atau Pra PON sepanjang tahun 2023 ini. Sekitar 700-an atlet Jatim peraih medali emas, perak dan perunggu di Babak Kualifikasi (BK) PON XXI 2024, ditambah pelatih sekitar 200 dan 45 mekanik bakal masuk dalam Puslatda Jatim 100/2024.
“Namun jumlah ini belum fix. Bisa bertambah bisa berkurang, kita lihat dan evaluasi lagi sampai akhir Desember ini. Setelah itu awal Januari mungkin sudah bisa ditentukan siapa saja yang masuk Puslatda 2024 untuk PON Aceh dan Sumut,” pungkas Ibag.
Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut akan digelar pada September 2024 mendatang. Total ada 67 cabang olahraga yang dilombakan dan dipertandingkan, Aceh akan menggelar 33 cabang olahraga dan 34 caban olahraga lainnya akan dimainkan di Sumatera Utara. (*)





