Sabtu, 18 Mei 2024
30 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanHukumTanggapan Terkait Operasi Tangkap Tangan KPK Terhadap 2 Oknum Jaksa di Bondowoso

    Tanggapan Terkait Operasi Tangkap Tangan KPK Terhadap 2 Oknum Jaksa di Bondowoso

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Kejaksaan Agung RI mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menangkap dua oknum jaksa di Bondowoso, Jawa Timur, pada Rabu (15/11/2023).

    Kedua jaksa tersebut diduga terlibat dalam kasus korupsi pengurusan perkara yang tengah ditangani Kejari Bondowoso.

    Dalam keterangannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap oknum jaksa yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, termasuk korupsi.

    “Tidak mungkin kami bertindak tegas dan keras terhadap pihak luar, bila di internal kami masih ada oknum yang melakukan tindakan yang mencoreng dan mencederai nama baik Institusi,” tutur Jaksa Agung.

    Jaksa Agung juga menegaskan bahwa Kejaksaan membutuhkan jaksa-jaksa yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki integritas.

    “Saya tidak membutuhkan Jaksa yang pintar tetapi tidak bermoral. Saya juga tidak butuh Jaksa yang cerdas tapi tidak berintegritas, yang saya butuhkan adalah Jaksa-Jaksa yang pintar dan berintegritas,” imbuh Jaksa Agung.

    Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap dua oknum jaksa di Bondowoso merupakan bukti bahwa KPK terus berkomitmen untuk memberantas korupsi di Indonesia. KPK tidak pandang bulu dalam menindak pelaku korupsi, baik dari kalangan pejabat maupun masyarakat umum.

    OTT tersebut juga menjadi momentum bagi Kejaksaan Agung untuk berbenah diri dan membersihkan internalnya dari oknum-oknum yang tidak berintegritas. Kejaksaan harus mampu menjadi institusi yang bersih dan berwibawa, sehingga dapat menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum dengan baik. (*)

    Reporter : U'ud

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan