Kamis, 20 Juni 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriRibuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Salat Istisqa' Minta Hujan

    Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Salat Istisqa’ Minta Hujan

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Pengurus DPW LDII Provinsi Jatim. Lebih dari 4500 Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah LDII Kota Kediri melaksanakan shalat di halaman Ponpes, Selasa (24/10/2023).

    Secara teknis shalat dikerjakan sebanyak dua rakaat. Bertindak sebagai imam salat, H. Syabillah Rosadah. Mereka berdoa agar hujan segera turun, karena musim kemarau yang berkepanjangan, mengakibatkan sejumlah daerah di Provinsi Jatim dilanda kekeringan.

    Ketua DPD LDII Kota Kediri Agung Riyanto, sholat Istisqa dilakukan karena masyarakat di berbagai wilayah di Jatim saat ini tengah dilanda kemarau panjang yang mengakibatkan krisis air. Dengan shalat istisqa, rahmat Allah SWT turun berupa hujan sebagai sumber kehidupan.

    Baca juga :  Pesilat PSHT Kota Kediri Bantu Warga Potong Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha

    ” Kegiatan ini, kita menindaklanjuti instruksi surat edaran Gubernur Provinsi Jatim dan Pengurus DPW LDII Provinsi Jatim, dimana ada sejumlah 62 Ponpes LDII yang berada di Kabupaten dan Kota untuk melaksanakan sholat istisqo,” ucapnya.

     

    Menurut Agung, Pemerintah Provinsi Jatim juga telah melakukan distribusi air bersih ke sejumlah kabupaten dan kota yang masuk dalam kekeringan. Antara lain ke Banyuwangi, Probolinggo, Bangkalan dan Kota Pamekasan.

    Sholat istisqo ini juga dilakukan di sejumlah Ponpes naungan LDII Kota Kediri yakni Ponpes Nurul Huda Al Manshurin, Ponpes Al Khasun, Ponpes Nurul Hakim Bandar Kidul, Ponpes Tri Barokah Bangsal, sejumlah santri dan pengasuhnya melaksanakan kegiatan serupa.

    Baca juga :  Momentum Idul Adha, PT Lisa Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban kepada Warga

    Salat istisqa ini juga, kata Agung untuk menjalin silaturahmi, dan agar tidak lupa agar selalu berdzikir kepada Allah dan selalu memohon ampunan dan pertolongan Kepada-Nya.

    Momentum ini sekaligus upaya mawas diri dan sadar banyak kekurangan dan harus berusaha tentunya memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik bagi makhluk maupun lingkungan sekitar.

    ” Sholat istisqo ini adalah wujud kebersamaan kita sebagai umat Islam, untuk turut prihatin bagaimana susahnya mendapatkan air oleh masyarakat, dengan cara memohon kepada Allah SWT,” imbuhnya.

    Terakhir Agung menambahkan, sholat istisqo kali ini juga baru pertama kali dilakukan sholat istiqo oleh santri dan para pengasuh di Ponpes Wali Barokah LDII Kota Kediri jika sebelumnya sekedar praktek sholat.

    Baca juga :  Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Ajak Anak Yatim Piatu Keliling Destinasi Wisata Unggulan

    ” Kebetulan berdasarkan informasi dari teman-teman pengurus sholat istisqo, selama 30 tahun baru kali ini dilakukan. Jadi kita sebelumnya hanya praktek sholat kini kita mengamalkan ibadah tersebut secara bersama-sama ditengah situasi masyarakat yang memerlukan kebutuhan air,” tutupnya. (*)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan