Selasa, 21 Mei 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabaya30 Foto Jepretan Anak Disabilitas Dipamerkan di Basement Alun-Alun Surabaya

    30 Foto Jepretan Anak Disabilitas Dipamerkan di Basement Alun-Alun Surabaya

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Sebanyak 30 foto hasil jepretan anak-anak disabilitas penghuni Kampung Anak Negeri atau Pondok Sosial Kalijudan, Kota Surabaya, dipamerkan di Basement Alun-Alun Surabaya mulai 27 Juli sampai 1 Agustus 2023.

    Anak-anak disabilitas yang menyukai dunia fotografi itu tergabung dalam komunitas Disabilitas Berkarya. Di antaranya, Pina, Jacky, Kiking, dan Mukidi penyandang disabilitas rungu dan wicara. Sedangkan, Omay penyandang down syndrome.

    Founder Disabilitas Berkarya, Leo Arief Budiman mengatakan, pameran foto karya Disabilitas Berkarya merupakan salah satu wadah apresiasi Pemkot Surabaya, yang sekaligus untuk memeriahkan rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2023.

    “Di samping pameran, ada bedah buku Tutur Mata. Buku ini diterbitkan pada tahun 2021 saat peringatan Hari Disabilitas Nasional. Karya-karya dalam buku itu ada 48 foto, mulai dari tahun 2016 sampai 2021 yang disusun oleh 5 anak disabilitas,” kata Leo.

    Baca juga :  Pelajar di Surabaya Dilarang Study Tour ke Luar kota

    Pada pameran foto itu, Leo mengaku bahwa kelima anak tersebut memiliki selera visual berbeda. Sesuai karakter masing-masing.

    Selanjutnya, dalam proses kurasi foto, Leo menjelaskan bahwa tahapan pemilihan foto dilakukan bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya dan Tim Peliputan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya.

    “Keunikan itu pasti. Contoh Kiking, karya-karyanya mendalam sekali. Selera mereka berbeda-beda karena karakter masing-masing anak juga berbeda,” ujarnya.

    Selain itu, pameran juga diisi dengan bedah buku fotografi “Tutur Mata” karya Disabilitas Berkarya di Basement Alun-Alun Surabaya, Jumat (28/7/2023). Dalam kesempatan tersebut, para pelajar di Kota Surabaya ikut hadir pada sesi diskusi. Bahkan, mereka terlihat sangat antusias ingin mengenal dunia fotografi.

    Baca juga :  Tahun Depan Mahasiswa Aceh di Surabaya Mulai Tempati Asrama Baru

    “Jadi kelima anak yang mengikuti pameran ini,  sekaligus yang menyusun buku Tutur Mata,” terangnya.

    Menurutnya, fotografi dapat menjadi bekal anak-anak disabilitas menjadi lebih percaya diri. Harapannya, mereka bisa bangkit untuk terus berkarya.

    “Kita punya keterampilan, maka ayo berbagi bersama. Kita memotret punya manfaat, ada sesuatu yang bisa disampaikan,” ujarnya.

    Meski begitu, Leo menyampaikan bahwa gelaran pameran foto dan bedah buku “Tutur Mata” merupakan salah satu bentuk dukungan dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). Di mana, komunitas Disabilitas Berkarya turut menanamkan pendidikan karakter pada anak. Salah satunya adalah melakukan diskusi bedah buku disambut dengan antusiasme pelajar Surabaya yang ingin mengenal dunia fotografi.

    Baca juga :  Easy Paspor Pasar Atom Mall Diinisiasi Imigrasi Tanjung Perak Diserbu Pemohon

    “Kita menciptakan buku itu untuk memotivasi bahwa kita sama-sama bergerak untuk mereka. Begitu juga mereka yang disabilitas, ayo bangkit untuk berkarya,” imbuhnya.

    Untuk mewadahi ketertarikan anak-anak Surabaya maupun masyarakat umum yang ingin mengenal dan belajar fotografi, Sabtu (29/7/2023), Disabilitas Berkarya mengajak masyarakat ikut bergabung dalam kegiatan “Foto Bersama” di Taman Surya, Balai Kota Surabaya. (*)

    Reporter : Wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan