Sabtu, 13 April 2024
27 C
Surabaya
More
    SultengTegas Mengungkap Kasus C3, Namun Tetap Mengedepankan Upaya Restorative Justice

    Tegas Mengungkap Kasus C3, Namun Tetap Mengedepankan Upaya Restorative Justice

    PALU (Wartatransparansi.com) – AKP Rustang SH MH, Lahir 1981, Seorang Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Palu Barat, Polresta Palu. Beliau dikenal santun, dan dermawan. Sebelum menjabat Kapolsek Palu barat, AKP Rustang menjabat Kapolsek Palu Utara, Polresta Palu.

    Dalam kesehariannya bertugas diwilayah palu barat, AKP Rustang dikenal mudah membaur bersama warga masyarakat dan para pedangan kaki lima.

    Tidak heran, jika sosoknya dikenal dikalangan akar rumput bukan hanya sekedar prestasi kerjanya tapi silaturahmi yang dibangun bersama warga masyarakat untuk mendengarkan keluh dan kesah warga.

    Wilayah Polsek Palu Barat, jika ditinjau dari sektor ekonomi, wilayahnya merupakan salah satu barometer sentra perdagangan di Kota Palu yang merupakan kota Provinsi di Sulawesi Tengah, maka tidak heran jika berbagai aktivitas ekonomi masyarakat hampir 30 persen terpusat di wilayah tersebut.

    Dari terfokusnya kegiatan ekonomi diwilayah itu, maka tingkat kerawanannya pun tidak dapat dipungkiri, berbagai bentuk kejahatan dari pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan atau curanmor, bahkan penganiayaan dan perkelahian sering terjadi. Namun berkat tangan dingin AKP Rustang, jumlah tindakan kriminalitas diwilayah tersebut perlahan mulai menurun

    Data Perkara Laporan Polisi ( LP ) yang ditangani Unit Reskrim Polsek Palu Barat di tahun 2023, menyebutkan, ada 123 Kasus yang terdiri dari berbagai perkara diantaranya, Aniaya 14 Kasus, Penggelapan 6 Kasus, Pencurian ternak atau Curnak, 3 Kasus, pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor 50 Kasus, Cubis 44 Kasus, Tipu 2 Kasus, Curas 3 Kasus, pengeroyokan 1 Kasus.

    Baca juga :  Polisi Tangkap Penipu Casis Rp757 Juta Janjikan Lolos Seleksi Bintara Polri 2023

    Sementara penyelesaian perkara berjumlah 39 Kasus yang terdiri dari, P21 20 Kasus, Restorative Justice atau RJ 19 Kasus. Kemudian kasus Lidik 88 Kasus, kasus Sidik 6 Kasus.

    “ Dalam pengungkapan kasus, seperti kasus curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor) atau kasus C3, polsek Palbar setiap tahun menduduki penyelesaian kausu terbanyak dari seluruh polsek sekota palu, “ jelas AKP Rustang.

    AKP Rustang menjelaskan, soal restorative justice atau keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara pidana yang ditangani kepolisian, merupakan metode mengedepankan proses dialog dan mediasi yang melibatkan semua pihak terkait dan yang terutama penyelesaiannya dapat memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

    “ Jadi penanganan perkara tidak selalu harus diselesaikan di meja hijau dan berakhir dihukuman penjara. Akan tapi penyelesaian kasus melalui Restorative Justice atau Keadilan Restoratif dalam rangka memberikan rasa keadilan kepada masyarakat, itu terutama yang harus ditempu. “ kata AKP Rustang. Senin, (26/6/2023).

    Baca juga :  Polisi Tangkap Penipu Casis Rp757 Juta Janjikan Lolos Seleksi Bintara Polri 2023

    AKP Rustang menyebutkan, banyak perkara yang telah ditangani pihaknya diselesaikannya melalui restorative justice. Alhasil, bentuk penyelesaiannya diterima dengan baik oleh yang berperkara.

    Sebagai contoh kasus yang ditangani beberapa pekan sebelumnya adalah kasus penganiayaan, yang penyelesaiannya melalui keadilan restoratif atau restorative justice (RJ).

    “Kuncinya kedua belah pihak yakni, korban dan pelaku sepakat untuk di damaikan maka pelaksanaan penyelesaian dengan metode keadilan restoratif akan terlaksana baik, “ Jelas Kapolsek Palu Barat, AKP Rustang SH MH.

    Menurut AKP Rustang, dalam Peraturan Kapolri No 8 Tahun 2021, tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Restorative Justice, Pasal 4 sampai Pasal 6 menyebutkan syarat formal dan materil.

    Dimana penanganan perkara secara Keadilan Restorasi harus memenuhi persyaratan materiil diantaranya, tidak menimbulkan keresahan dan/atau penolakan dari masyarakat, tidak berdampak konflik sosial, tidak berpotensi memecah belah bangsa, tidak bersifat radikalisme dan separatisme, bukan pelaku pengulangan Tindak Pidana berdasarkan Putusan Pengadilan, dan bukan Tindak Pidana terorisme, Tindak Pidana terhadap keamanan negara, Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana terhadap nyawa orang.

    Sedangkan secara formil penyelesaian perkara secara Keadilan Restorasi dilakukan dalam bentuk: a. perdamaian dari kedua belah pihak, kecuali untuk Tindak Pidana Narkotika; dan b. pemenuhan hak-hak korban dan tanggung jawab pelaku, kecuali untuk Tindak Pidana Narkotika.

    Baca juga :  Polisi Tangkap Penipu Casis Rp757 Juta Janjikan Lolos Seleksi Bintara Polri 2023

    Sementara itu penyidik Polri di berbagai daerah mulai rutin menggunakan pendekatan restorative justice (keadilan restoratif) dalam menyelesaikan perkara. Sejak surat edaran Kapolri nomor SE/2/II/2021 tanggal 19 Februari 2021 terbit, setidaknya ada 1.864 perkara yang diselesaikan tanpa harus sampai ke meja hijau.

    Selain penyelesaian kasus melalui keadilan restoratif, turunya angka kriminalitas di wilayah Polsek Palu Barat yang paling menonjol terlihat keberhasilannya melalui metode pendekatan Jumat Curhat atau Santai bareng bersama Kapolresta Palu. Program yang dilaksanakan ditiap kelurahan di kota palu ini, memang mendapat simpatik dihati warga Kota Palu.

    Jumat Curhat merupakan program quick win Kapolri, yaitu salah satu Program Unggulan Polri dalam meraih keberhasilan dengan segera atau percepatan mencapai keunggulan. Dimana program ini, bertujuan untuk mendengar permasalahan atau keluhan yang dirasakan masyarakat secara langsung.

    “Giat jumat curhat ini merupakan salah satu program Kapolri yg bertujuan untuk mendengarkan aspirasi, keluh kesah masyarakat, guna mencari solusi setiap permasalahan di masyarakat dan tentunya sebagai bahan perbaikan Polri dalam menjalankan tugas.Untuk kota Palu jumat curhat ini dikemas dalam, ‘santai bareng bersama pak Kapolresta Palu.’ kata Kapolsek palu barat, AKP Rustang, SH MH. (*)

    Reporter : Rahmad Nur

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan